Cek Fakta: Dua Matahari Dikabarkan Muncul dan Disebut Lunar Hunter

- 29 Juni 2020, 18:41 WIB
Ilustrasi matahari.

PR DEPOK - Belakangan ini fenomena langit banyak diperbicangkan penduduk dunia. Sejak Januari hingga Juni 2020, sudah banyak fenomena langit yang terjadi.

Baru-baru ini beredar kabar di platform media sosial Twitter yang menyebut telah muncul dua matahari di perbatasan Kanada dan Amerika Serikat.

Kabar yang beredar menyebut, fenomena itu dinamakan lunar hunter. Unggahan kabar itu disertai beberapa gambar yang menunjukkan dua matahari.

Menurut laporan situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-depok.com, Senin 29 Juni 2020, kabar munculnya dua matahari itu hoaks.

Baca Juga: Rhoma Irama Manggung di Tengah Pandemi Corona, Polisi Bergerak

Selain di Twitter, hoaks itu juga beredar melalui pesan berantai di aplikasi obrolan Whatsapp.

Bunyi pesan yang beredar tersebut adalah, “Hari ini, dua matahari muncul di perbatasan antara Amerika Serikat dan Kanada, satu adalah matahari asli dan yang lainnya adalah bulan. Fenomena ini disebut Lunar Hunter dan hanya terjadi ketika bumi mengubah porosnya. Bulan dan Matahari lahir pada saat yang bersamaan, dan bulan memantulkan sinar matahari dengan intensitas yang kuat, mengingatkan kita pada matahari kedua. Bagikan ini! sangat cantik.”

Faktanya, menurut Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa), istilah fenomena yang disebutkan dalam hoaks tidak ada dalam astronomi.

Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lapan Emanuel Sungging mengatakan, istilah lunar hunter diduga merupakan istilah tradisional seperti blood moon dan strawberry moon.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: Kemenkominfo


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X