Masih Ucapkan Alhamdulillah Meski Diserang Bom, Gadis Kecil Palestina: Aku Takut karena Aku Masih Muda

- 18 Mei 2021, 09:00 WIB
Gadis kecil Palestina korban bom Israel.
Gadis kecil Palestina korban bom Israel. /Instagram @eye.on.palestine

PR DEPOK - Serangan Israel terhadap Palestina hingga kini masih terjadi dengan diluncurkannya rudal dan roket ke jalur Gaza.

Penembakkan roket dan rudal yang dilakukan terus menerus oleh Israel itu mengakibatkan hancurnya gedung-gedung di Palestina serta menelan banyak korban, tak terkecuali anak-anak. 
 
Seorang gadis kecil korban serangan bom Palestina yang selamat, sempat menyampaikan pengalamannya ketika menyaksikan rumahnya hancur akibat bom.
 
 
Gadis kecil tersebut bahkan masih memanjatkan syukur kepada Allah, dengan berkata Alhamdulillah ketika ditanya kondisinya oleh seorang pria yang merekamnya. 
 
"Bagaimana kabarmu, anak manis?," kata pria yang merekam.
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Eye On Palestine (@eye.on.palestine)

"Alhamdulillah," ucap sang gadis kecil seraya tersenyum seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari akun Instagram @eye.on.palestine pada Selasa, 18 Mei 2021.

Baca Juga: Prediksi Liga Inggris Brighton & Hove Albion vs Manchester City, The Citizens Incar Kemenangan Kesembilan

 
Pria tersebut kemudian melayangkan beberapa pertanyaan kepada sang gadis kecil ketika peristiwa bom terjadi dan menghancurkan rumahnya. 
 
Gadis kecil itu pun mengungkapkan bahwa dirinya saat itu tengah berada di rumah dan menyaksikan langsung bagaimana ledakan bom bisa menghancurkan rumahnya. 
 
"Saat itu aku sedang di rumah. Ada bom menyerang kami. Semua kaca pecah. Tak ada yang tersisa," ujar sang gadis menjelaskan.
 
 
Penasaran dengan apa yang terjadi pada gadis tersebut, pria itu pun menanyakan apa yang dilakukan sang gadis kecil ketika rumahnya dibom.
 
"Saat itu aku takut karena aku masih muda. Dapur juga, jendela juga terlempar. Tak ada yang tersisa," katanya. 
 
Meski rumahnya habis oleh serangan bom, tapi gadis kecil tersebut dengan polosnya menyatakan akan meminta agar para pembangun rumah membuatkan ia dan korban lain rumah baru.
 
 
"Kami nanti akan panggil mereka (pembangun rumah) agar membangun rumah untuk kami," ucap gadis itu menutup pernyataan. 
 
Diketahui sebelumnya, penyerangan Israel terhadap Palestina hingga kini masih dilakukan melalui serangan udara di Kota Gaza. 
 
Ledakan demi ledakan terus menggema di langit Kota Gaza akibat pemboman yang berat dan lebih luas oleh Israel. 
 
 
Akibat serangan tersebut, berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan Gaza, kini terdapat sebanyak 212 orang di Gaza yang meninggal dunia, termasuk 61 anak dan 36 wanita.***

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: Al Jazeera, Eye on Palestine


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X