Akhiri Bulan Februari, Amerika dan Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Damai

- 22 Februari 2020, 07:40 WIB
Amerika Serikat dan Taliban akan tandatangani perjanjian damai pada 29 Februari 2020.*

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan dalam konferensi pers pada Jumat, 21 Februari 2020 bahwa sebuah perjanjian telah diharapkan di antara Amerika Serikat dan gerakan Taliban Afganistan pada 29 Februari 2020.

Pernyataan itu menambahkan bahwa Amerika Serikat dan Taliban sedang dalam pembicaraan untuk mencapai penyelesaian politik untuk mengakhiri konflik di Afganistan dan mengarungi kehadiran Amerika di wilayah tersebut.

Sementara itu, Javad Faisal, juru bicara Penasihat Keamanan Nasional Afganistan mengumumkan bahwa pasukan Afganistan dan gerakan Taliban akan berkomitmen untuk mengurangi kekerasan di Afganistan selama tujuh hari mulai tengah malam waktu setempat.

Seperti dinukil Pikiranrakyat-depok.com dari Aljazeera pada Jumat, 21 Februari 2020, Faisal mengatakan bahwa perjanjian akan mulai dilaksanakan pada tengah malam dan akan berlanjut selama satu minggu.

Baca Juga: Ingin Kurangi Sampah Plastik, Pemkot Depok Bagikan 1.000 Tumbler Gratis 

Jika gencatan senjata sebagian dilaksanakan, itu akan menjadi langkah bersejarah dalam lebih dari 18 tahun konflik berdarah di Afganistan.

Amerika Serikat telah mengadakan pembicaraan dengan Taliban selama lebih dari satu tahun, mencapi sekepakatan yang memungkinkan mereka untuk menarik ribuan tentaranya dengan imbalan jaminan keamanan dan kewajiban dari Taliban.

Mengurangi kekerasan akan menunjukkan bahwa Taliban dapat mengendalikan elemen-elemennnya dan menunjukkan itikad baik.

Sebelum perjanjian yang akan memungkinkan pentagon untuk menarik hampir setengah dari pasukan yang hadir di Afganistan, yang berjumlah antara 12 ribu dan 13 ribu tentara.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: Al Jazeera


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X