Malaysia Lockdown, Muhyiddin Yassin Cs Rela Potong Gaji 2 Bulan

- 27 Maret 2020, 08:22 WIB
PERDANA Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin.* /Mohd Rafsan

PIKIRAN RAKYAT – Kasus virus corona di Asia Tenggara terbanyak saat ini berada di negeri jiran Malaysia. Alhasil, Malaysia terpaksa lockdown.

Hingga Jumat, 27 Maret 2020 telah ada 2.031 kasus positif di Malaysia dengan 215 orang telah dinyatakan sembuh dan 31 kematian.

Perdana Menteri baru Malaysia, Muhyiddin Yassin pun beserta jajaran menteri kabinet lainnya berkomitmen untuk memerangi virus corona dengan cara memotong gajinya.

Hal ini disampaikan Muhyiddin dalam siaran pers yang diumumkan di Kantor Perdana Menteri (PM) Malaysia pada Rabu, 25 Maret 2020 lalu.

Baca Juga: Kementan Realokasi Anggaran Rp 700 Miliar untuk Tangani Virus Corona 

Pemotongan gaji tersebut berlaku selama 2 bulan dan untuk semua kalangan pejabat tertinggi pemerintah. Keputusan ini ditetapkan pada sidang Kabinet Perikatan Nasional Malaysia.

Keputusan itu menjadi salah satu upaya keseriusan Pemerintah Malaysia untuk membuktikan komitmen dalam membantu masyarakat di tengah pandemi virus corona.

Karena saat ini, Malaysia sedang memberlakukan kebijakan lockdown.

“Langkah ini membuktikan kesungguhan pemerintah untuk membantu mereka yang terkena dampak penularan wabah virus corona,” kata PM Muhyiddin Yassin seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Antara.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X