Akibat Krisis Virus Corona, Seorang Pengusaha Prancis Usul Jual Lukisan Mona Lisa Demi Pemulihan

- 22 Mei 2020, 19:00 WIB
Lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci Sky News

PIKIRAN RAKYAT - Seorang pengusaha mengusulkan agar Prancis menjual lukisan Mona Lisa dengan nilai 45 miliar euro atau Rp 725 triliun untuk membantu pemulihan setelah krisis Virus Corona melanda.

Dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com dari Sky News Jumat, 22 Mei 2020 Stephane Distinguin pendiri dan kepala eksekutif perusahaan teknologi Fabernovel, mengatakan bahwa menjual lukisan Leonardo da Vinci abad ke-16 yang terkenal itu adalah 'ide gila' untuk membantu seniman Prancis melewati krisis Virus Corona.

Distinguin memohon Prancis untuk menjual yang lama untuk membuat yang baru.

Baca Juga: Pandemi Corona Dituding Jadi Kesempatan Promosikan Aborsi, PBB Menjawab

"Ini adalah tanda sebuah bangsa yang percaya pada masa depan dan para senimannya," katanya.

"Saya meluncurkan hipotesis ini sebagai provokasi, tetapi yakin akan momen dan kenaifannya. Iconoclast dalam arti kata sepenuhnya. Bagaimana jika kita menjual Mona Lisa?," ujarnya.

Menurutnya hari demi hari, Prancis telah mendata ribuan orang dan berbagai sektor kehidupan yang terganggu oleh pandemi ini. Selain itu, ia menganggap bahwa dunia belum bisa memprediksi Virus Corona sampai kapan akan mencapai akhir.

Baca Juga: Lapan Benarkan Jelang Idulfitri Malam Hari Ini Bumi Akan Didekati Asteroid

"Sebagai seorang pengusaha dan pembayar pajak, saya tahu bahwa miliaran uang ini tidak ditemukan dan mereka pasti akan merugikan kita. Refleksi yang jelas adalah menjual aset berharga dengan harga setinggi mungkin, tetapi yang seminimal mungkin untuk masa depan kita," ungkapnya.

"Sebuah lukisan mudah untuk dipindahkan dan oleh karena itu untuk diserahkan. Dan kami memiliki banyak lukisan ... Pada tahun 2020, kita harus mendapatkan uang. Jadi, jual perhiasan keluarga. Kalau tidak, hanya Google, Apple, Facebook, Amazon, Microsoft, Disneys, Netflix, Alibabas, dan Tencents dari dunia ini yang akan dapat berkontribusi pada pendanaan budaya," tutur pengusaha tersebut.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Sky News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X