Kasus Baru Kembali Muncul, Menkes Selandia Baru Mundur dari Jabatannya

- 2 Juli 2020, 19:20 WIB
MENTERI Kesehatan (Menkes) Selandia Baru, David Clark mengundurkan diri setelah banyak kritikan terhadapnya terkait munculnya kasus baru Covid-19.* /Facebook David Clark/

PR DEPOK - Selandia Baru belum lama ini dipuji dunia lantaran melaporkan keberhasilannya dalam menangani pandemi covid-19. Klaim tersebut disampaikan setelah kasus pandemi virus corona telah tiada ketika satu pasien Covid-19 yang tersisa pada saat itu dinyatakan sembuh pada 8 Juni 2020.

Namun laporan keberhasil tersebut tidak bertahan lama. Delapan hari berselang tepatnya pada 16 Juni 2020, kasus baru Covid-19 di negara tersebut kembali muncul. Kasus baru itu dilaporkan terjadi pada dua wanita yang baru saja tiba dari Inggris. Keduanya diizinkan keluar dari masa karantina lebih awal tanpa dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Melihat hal tersebut, tak sedikit masyarakat yang mengkritik tindakan Menteri Kesehatan Selandia Baru atas kekeliruan terkait fasilitas karantina, yang menjadi tempat penemuan kasus Covid-19 baru.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Ahok Gantikan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN? 

Terus mendapatkan kritikan dari masyarakat, Menkes Selandia Baru David Clark memutuskan untuk mengundurkan diri pada Kamis 2 Juli 2020, waktu setempat.

loading...

Dilansir dari Channel News Asia oleh Pikiranrakyat-Depok.com, David Clark pun mendapatkan kritikan lainnya karena kedapatan dua kali melanggar peraturan karantian wilayah atau lockdown ketat di Selandia Baru.

Pada saat itu, David Clark terlihat membawa keluarganya berlibur di salah satu pantai dan juga berkendara menuju jalur bersepeda di kawasan gunung.

Baca Juga: RI Resmi Naik Status Jadi Negara Berpendapatan Menengah Ke Atas, Kemenkeu: Ini Buah Kerja Keras 

"Menjadi semakin jelas bagi saya bahwa kelanjutan peran saya mengganggu respons keseluruhan pemerintah terhadap Covid-19 dan pandemi global," kata dia dalam konferensi pers di parlemen.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: Channel New Asia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X