Digusur Saat Mandi, Pria Tanpa Busana di Afrika Selatan Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Polisi

- 6 Juli 2020, 12:25 WIB
Tangkapan layar yang menampilkan seorang pria telanjang dan diseret secara tidak manusiawi oleh petugas kepolisian saat penggusuran di Cape Town, Afrika Selatan.* /BBC/

PR DEPOK - Sebanyak empat petugas kepolisian di Cape Town, Afrika Selatan dilaporkan telah diskors setelah menyeret seorang pria tanpa busana yang mengaku tengah mandi ketika rumahnya digusur.

Video rekaman tersebut menunjukkan pria tanpa busana dilemparkan ke tanah dan dihalang-halangi saat hendak masuk lagi ke gubuknya di permukiman Khayelitsha.

Pada lanjutan video tersebut, pria yang diketahui bernama Bulelani Qholani berusia 28 tahun itu berhasil meloloskan diri dan berlari masuk lagi ke rumahnya yang terbuat dari seng. Tetapi dinding depannya telah dirobohkan dan membuatnya kembali terlihat.

Baca Juga: Komentari Kalung Antivirus Kementan, DPR:Teliti Lebih Lanjut, Jangan Sampai jadi Bahan Olok-olokan 

Video rekaman itu telah beredar luas di media sosial. Banyak pihak beranggapan insiden tersebut sebagai suatu penghinaan terhadap orang kulit hitam.

loading...

Aksi yang dilakukan oleh petugas kepolisian tersebut dilaporkan terjadi di Empolweni di Khayelitsha pada Rabu, 1 Juli 2020 dan telah mendapatkan reaksi dari pejabat di Afrika Selatan.

Dilansir dari Daily Maverick oleh Pikiranrakyat-Depok.com, Menteri Perumahan Afrika Selatan Lindiwe Sisulu mengatakan insiden yang dilakukan oleh petugas kepolisian dengan menyeret pria tanpa busana itu sebagai suatu tindakan yang tidak manusiawi.

"Kami mengutuk suatu tindakan yang berusaha melecehkan seseorang seperti apa yang kami saksikan," kata Lindiwe Sisulu.

Baca Juga: Sempat Tertunda, Transjakarta Kembali Lakukan Uji Coba Bus Listrik 

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: daily maverick


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X