Dijanjikan Kompensasi Ratusan Juta oleh Pemilik Supermarket, Warga Rusia Berbondong-bondong 'Racuni' Makanan

- 30 Mei 2024, 19:16 WIB
Ilustrasi supermarket. Warga Rusia berbondong-bondong 'meracuni' makanan di sebuah supermarket agar bisa mendapat kompensasi ratusan juta.
Ilustrasi supermarket. Warga Rusia berbondong-bondong 'meracuni' makanan di sebuah supermarket agar bisa mendapat kompensasi ratusan juta. /Pixabay.com

PR DEPOK – Setelah pemilik jaringan supermarket di Rusia mengumumkan bahwa ia akan membayar 1 juta rubel (sekitar Rp180 juta) kepada setiap orang yang terbukti keracunan makanan dari produk di tokonya, banyak pelanggan yang memutuskan untuk menerima tawarannya.

Dilansir dari Oddity Central, awalnya jaringan supermarket Zhiznmart yang berbasis di Yekaterinburg mendapat kecaman karena diduga menjual produk makanan berbahaya yang menyebabkan sedikitnya 18 orang dirawat di rumah sakit karena keracunan makanan.

Akibatnya, beberapa pemasok menolak lagi bekerja sama dengan Zhiznmart karena takut diaudit oleh Rospotrebnadzor, badan federal Rusia yang bertanggung jawab atas kesejahteraan dan perlindungan konsumen.

Baca Juga: Tempat Makan yang Lezat di Batam, Ada di 7 Restoran Ini, Wajib Anda Kunjungi

Karena kondisinya kosong dan reputasinya tercemar, pendiri Zhiznmart membuat pernyataan publik yang berani, menjanjikan kompensasi tersebut kepada setiap orang yang terbukti keracunan oleh produknya.

Janjinya menjadi viral, dan tak lama kemudian, orang-orang mencoba keracunan makanan di Zhiznmart untuk mendapatkan kompensasi.

Saluran Baza Telegram adalah salah satu saluran berita pertama yang melaporkan bahwa orang-orang telah membeli produk makanan Zhiznmart dengan harapan bahwa produk tersebut akan cukup terkontaminasi sehingga menjamin mereka mendapatkan uang.

Baca Juga: Inilah Pilihan Terbaik 7 Hotel di Cianjur, Sudah Diulas Ribuan Pelanggan lho!

Beberapa orang begitu putus asa sehingga mereka terpaksa menjilati telur di supermarket untuk meningkatkan peluang mereka terkena keracunan makanan.

Halaman:

Editor: Linda Agnesia

Sumber: Oddity Central


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah