Jelang Tahun Baru, Pemprov Jabar Ingatkan Pengelola Wisata Tak Main 'Kucing-kucingan' dengan Aparat

- 21 Desember 2020, 20:41 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. //Humas Jabar

PR DEPOK - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meminta pengelola objek wisata tidak main "kucing-kucingan" dengan petugas keamananhanya untuk membuat acara perayaan tahun baru 2021.

"Kami bersama aparat akan mengadakan pengetesan dan inspeksi pada saat mengadakan kegiatan tahun baru, bagi mereka yang suka kucing-kucingan dengan aparat," kata Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum (Kang UU) seperti dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari Antara.

Menurutnya, aparat gabungan mulai dari Satpol PP, Polisi, dan TNI sudah mengendus kebiasaan yang kerap dilakukan pengelola wisata di masa PSBB seperti sekarang.

Baca Juga: Nikah Tanpa Dihadiri Orang Tua karena Situasi Pandemi, Adipati Dolken: Sedih Tapi Tipis Banget

Sehingga, saat ini setiap aparat sudah memantau tempat wisata yang kerap dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar Jabar. Uu meminta agar pengelola tidak melanggar aturan PSBB.

"Maka kita sudah paham dan sudah profesional, sudah sering karena AKB sudah lama biasanya tempat parkir gelap. Tidak ada mobil tapi di tempat kegiatan penuh dan lainnya, kami tidak akan terkecoh kembali, TNI sudah mengendus kebiasaan itu dan Polri juga sudah biasa jadi tidak akan lolos dari pantauan inspeksi di saat ada tahun baru dan Natal ini," tuturnya.

Kang Uu mengatakan peningkatan aktivitas masyarakat saat libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan kertertiban, lalu lintas, serta pelanggaran protokol kesehatan 3M.

Baca Juga: Sebagai Wujud Transparansi, BPJS Kesehatan Luncurkan Data Sampel Kepesertaan Periode 2015-2018

Untuk itu, kata Kang Uu, Operasi Lilin Lodaya 2020 digelar selama 15 hari yang dimulai pada tanggal 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X