Motif Pembunuhan Sadis Oknum Mahasiswa Asal Sukabumi Terungkap, Dendam karena Ditagih Utang

- 16 Mei 2021, 11:45 WIB
Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif menunjukkan tersangka pembunuhan berencana, TRB (24), warga Kampung Cikiwul RT 4/2, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jabar.
Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif menunjukkan tersangka pembunuhan berencana, TRB (24), warga Kampung Cikiwul RT 4/2, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jabar. /ANTARA/Aditya Rohman

PR DEPOK – Motif pembunuhan yang dilakukan seorang mahasiswa asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat berinisial TRB (24) sudah terungkap usai Satuan Reskrim Polres Sukabumi melakukan pendalaman.

Berdasarkan penyelidikan, mahasiswa tersebut kesal karena kerap ditagih utang oleh korban.

Padahalnya, oknum mahasiswa bersangkutan sama sekali belum memiliki uang untuk melunasi utang.

Baca Juga: Lawan Zionis Tapi Pakai Medsos Buatannya, Hilmi: Dulu Pejuang Rebut Senjata tuk Dipakai Pukul Balik Penjajah

"Tersangka (mahasiswa) membunuh korbannya atas nama Edi Hermawan karena geram dan kesal sering ditagih utang oleh korban, sehingga TRB membuat skenario untuk melakukan pembunuhan terhadap Edi," kata Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif di Sukabumi dikutip dari Pikiranrakyat-Depok.com dari Antara.

Maka dari itu, TRB pada Rabu 12 Mei 2021 membuat skenario pembunuhan berencana terhadap korban, usai dihubungi suruhan korban Dariansyah sekitar pukul 10.00 WIB terkait utang tersebut.

Tersangka selanjutnya meminta Edi dan Dariansyah datang ke rumahnya di Kampung Cikiwul RT 4/2, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon untung mengambil sejumlah uang.

Baca Juga: Ungkap Alasan Israel Duduki Palestina, Bukan Indonesia, Don Adam: yang Satu Tanah ‘Janji-janji Doang’!

Untuk mengelabui korban, tersangka menyiapkan satu bundel kertas yang dibungkus amplop coklat sehingga menyerupai uang.

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X