Bantu Olah Data dalam Bentuk Spasial Kewilayahan, SIL UI Kembangkan Aplikasi ‘Lapor Banjir Depok’

- 30 Maret 2021, 14:51 WIB
Aplikasi Lapor Banjir Depok yang dikembangkan SIL UI.
Aplikasi Lapor Banjir Depok yang dikembangkan SIL UI. /Antara

PR DEPOK - Dalam rangka mengolah data dan informasi banjir di Depok, Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL) Universitas Indonesia (UI) mengembangkan aplikasi berbasis android "Lapor Banjir Depok".

"Indikator SDGs yang disasar adalah tujuan nomor 11 yaitu membuat kota dan permukiman penduduk yang inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan," tutur Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilmu Lingkungan sekaligus dosen pengusung aplikasi, Hayati Sari Hasibuan sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Antara.

Aplikasi Lapor Banjir Depok tersebut mampu mengolah data dan informasi terkait bencana banjir dalam bentuk data spasial kewilayahan.

Baca Juga: Respons Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar, Jusuf Kalla: Hati-hati, Bisa Jadi Ini Rencana Gerakan Nasional

Selain itu, aplikasi Lapor Banjir Depok juga memiliki fitur penyediaan informasi banjir perkotaan sehingga masyarakat bisa mendapat informasi cuaca dari waktu ke waktu, memberi laporan kejadian banjir yang terjadi di sekitarnya, serta menu respons darurat pada nomor-nomor telepon penting di Kota Depok.

"Prototipe itu akan sangat membantu tugas SDA PUPR dan Dinas Damkar dan Penyelamatan, selaras dengan agenda pertemuan dengan pemerintah pusat khususnya pada tingkat kedetailan kondisi banjir di masyarakat," kata Herni selaku perwakilan BAPPEDA Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kota Depok.

Sejauh ini, aplikasi Lapor Banjir Depok telah diuji coba melalui input data saat banjir pada Februari 2021 di Kota Depok.

Baca Juga: Anggota Komisi IX DPR Minta Kemnaker Tak Izinkan Pengusaha Cicil atau Tunda Bayar THR 2021

Sebanyak 25 titik dari beberapa kelurahan yang terkena banjir pun dapat dideteksi melalui aplikasi itu.

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X