Untung Rp 200 Juta per Hari, Pabrik Kosmetik Abal-abal asal Depok Digerebek Polisi

- 19 Februari 2020, 10:05 WIB
POLISI amankan para pelaku produksi rumahan kosmetik abal-abal di Kecamatan Tepos, Depok pada Selasa, 18 Februari 2020.*

Baca Juga: Tercium Bau Tidak Sedap, Satpol PP Depok Justru Temukan Puluhan Anjing Malang di Sebuah Rumah Kecil Tak Berpenghuni

Tersangka dengan inisial NK, S, dan MF telah bekerja sama membangun usaha kosmetik abal-abal di Depok dengan bahan kimia berbahaya dan tanpa lisensi BPOM selama kurang lebih 5 tahun sejak 2015.

Tersangka mengaku bahwa S berperan sebagai Kepala Bagian Penjualan, NK berperan sebagai Kepala Pembelian Bahan Baku, dan MF sebagai Kepala Produksi.

Sementara dua orang lain yang ditetapkan sebagai saksi, berperan pembantu peracik kosmetik. Mereka adalah R dan MA.

Semua produk kecantikan yang diproduksi di sana seperti krim pagi, krim malam, sabun pencuci wajah, toner, dan serum dijual ke berbagai klinik kecantikan di Jakarta tanpa izin edar dari BPOM RI.

Baca Juga: Dampak Longsor Tol Cipularang KM 118, Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas 

Kombes Pol Drs. Yusri Yunus juga menuturkan bahwa rumah produksi kecantikan abal-abal ini dapat meraup keuntungan hingga Rp 200 juta setiap harinya.

Atas tindak kejahatan yang dilakukan, para tersangka dijerat Pasal 196 Subsider, Pasal 197 Jo, dan Pasal 106 Undang-Undang 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman kurungan maksimal 10 tahun, dan denda Rp 1 miliar.***

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X