Sarankan Pemerintah Tak Paksa Masyarakat Divaksin, Ferdinand: Meski Bisa, Cukup Vaksin yang Bersedia

- 13 Januari 2021, 17:45 WIB
Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. /Twitter/@FerdinandHaean3./

PR DEPOK  Vaksinasi perdana Covid-19 telah dilangsungkan pada Rabu, 13 Januari 2021 di Istana Negara.

Presiden RI Joko Widodo menjadi penerima pertama vaksin yang diproduksi oleh perusahaan obat asal China, Sinovac, tersebut.

Selain Jokowi, sejumlah pejabat negara serta menteri juga turut menerima vaksin Covid-19 ini.

Baca Juga: Wakili Generasi Muda Pertama yang Disuntik Vaksin, Raffi Ahmad Imbau Masyarakat Tak Takut Vaksinasi

Vaksinasi ini rencananya akan dilanjutkan pada 14-15 Januari 2021 di berbagai daerah di Indonesia, terhadap para tenaga kesehatan serta petugas yang berhadapan langsung dengan Covid-19.

Sementara itu, belum ada pernyataan lebih lanjut dari pihak yang berwenang soal vaksinasi yang dilakukan pada masyarakat Indonesia.

Proses vaksinasi Covid-19 ini mendapat tanggapan dari mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Baca Juga: Ribka Politisi Partai PDIP Pilih Denda daripada Divaksin, Roy Suryo: Bagaimana ini Pak Jokowi?

Menurutnya, pemerintah tidak perlu menggunakan upaya memaksa rakyat untuk divaksin, meskipun dibolehkan oleh UU Nomor 4 tahun 1984.

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X