Kritik Pernyataan Musni Umar, Ferdinand Hutahaean: Jangan-Jangan Bencana Ada karena Perilaku Kadrun

- 18 Januari 2021, 23:16 WIB
Ferdinand Hutahaean. /ANTARA/Maria Rosari/

PR DEPOK - Beberapa hari terakhir, sejumlah bencana alam dilaporkan melanda berbagai daerah di Indonesia.

Beberapa wilayah seperti Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi telah mengalami bencana alam, dari mulai banjir, tanah longsor, hingga erupsi Gunung Merapi.

Belum lagi, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 juga jatuh di Kepulauan Seribu pada Sabtu, 9 Januari 2021 lalu.
 
 
Menanggapi peristiwa-peristiwa tersebut banyak pihak yang memberikan pandangannya, tak terkecuali Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar.
 
Melalui kanal YouTube pribadinya, Musni Umar mengungkapkan kesedihannya terkait musibah yang telah terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. 
 
Dalam video tersebut, ia mengutip pernyataan dari Kyai Ahmad Dahlan yang merupakan pendiri dari Muhammadiyah. 
 
 
Pernyataan Kyai Ahmad Dahlan itu kurang lebih menyampaikan bahwa terjadinya kerusakan alam akibat bencana yang berturut-turut itu merupakan pertanda dari rusaknya pemimpin bangsa tersebut.
 
Untuk menguatkan pernyataan Kyai Ahmad Dahlan, Musni lalu mengutip pula ayat Alquran Surat Ar-Rum Ayat 41 yang menjelaskan tentang rusaknya alam yaitu darat dan laut yang disebabkan oleh perbuatan manusia.
 
Pernyataan Kyai Ahmad Dahlan yang dikutip Musni tersebut lalu ditanggapi oleh mantan politisi partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
 
 
Ferdinand melalui akun Twitternya mempertanyakan kembali maksud dari pernyataan yang ia sampaikan di video dalam kanal YouTube-nya.
 

"Mus, jd menurutmu seluruh pemimpin negeri ini rusak?," kata Ferdinand seperti dikutip Pikiranrakyat-depok.com pada Senin 18 Januari 2021. 

Menurutnya, semua era kepemimpinan pernah mengalami adanya bencana.
 
 
"Bukankah bencana pernah terjadi disemua era kepemimpinan?," ucapnya menambahkan.
 
Kemudian, Ferdinand menduga-duha bahwa bencana yang akhir-akhir ini sering terjadi itu merupakan hukuman dari perilaku kaum kadrun.
 
"Jangan2 nih Mus, bencana ini ada sbg hukuman krn perilaku kaum qadrun dan pencintanya sprt kamu. Bgmn menurutmu? Lbh masuk akal tidak? @musniumar," ujar Ferdinand menutup pernyataan.***

Editor: Ahlaqul Karima Yawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X