Jebolnya Tanggul Sungai Citarum Viral hingga ke Turki, Politisi Golkar: Bingung Mau Sedih atau Bangga

- 25 Februari 2021, 11:35 WIB
Foto udara pemukiman warga yang terdampak jebolnya tanggul Sungai Citarum di Desa Sumber Urip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (23/2/2021).
Foto udara pemukiman warga yang terdampak jebolnya tanggul Sungai Citarum di Desa Sumber Urip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (23/2/2021). /Hafidz Mubarak A/Antara

Dari 10 kecamatan itu, kata dia, sebanyak 13.872 keluarga yang menjadi korban banjir.

Sebagian besar warga terutama di wilayah yang sudah mulai surut telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa-sisa banjir.

Baca Juga: Jokowi Gencar Minta Masyarakat Disiplin Prokes, Christ Wamea: Sedangkan Dia sebagai Pemimpin Sesuka Hatinya

Pemerintah Kabupaten Bekasi terus melakukan pemetaan dampak banjir seperti pendataan rumah rusak, areal persawahan, hingga sarana dan prasarana umum yang rusak akibat musibah banjir.

"Berdasarkan informasi, untuk perbaikan tanggul jebol Sungai Citarum, pemerintah daerah berkoordinasi dengan provinsi maupun pusat karena perbaikan sesuai kewenangan," tuturnya.

Secara keseluruhan banjir di Kabupaten Bekasi tahun ini melanda 19 kecamatan atau tujuh kecamatan lebih banyak dibanding banjir tahun sebelumnya.

Baca Juga: Tindaklanjuti Surat Edaran Kapolri, Polisi Siber Kirim 12 Peringatan ke Akun Medsos yang Sebar Hoaks

Selain curah hujan tinggi dan efek pembangunan, banjir tahun ini disebabkan jebolnya sejumlah tanggul penahan air di daerah aliran Sungai Citarum.***

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X