SBY Menyesal Pernah Beri Jabatan Moeldoko sebagai Panglima TNI: Mohon Ampun Allah SWT Atas Kesalahan Saya Itu

- 6 Maret 2021, 01:11 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) komentari Moeldoko (kiri) ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang. /Dok. Tangkapan layar YouTube Susilo Bambang Yudhoyono dan ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.

PR DEPOK - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono Moeldoko yang bersekongkol dengan orang dalam, tega dan darah dingin melakukan kudeta.

Ucapan itu menanggapi soal kabar penetapan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatra Utara.

Hal tersebut dilontarkan SBY dalam kesempatan konfrensi pers di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat 5 Maret 2021 malam.

Baca Juga: Makin Panas! SBY Dapat Kabar AD/ART Partai Demokrat yang Sah Telah Diubah Sebelum KLB Deli Serdang Digelar

"Sebuah perebutan kepemimpinan yang tidak terpuji, jauh dari sikap ksatria dan nilai-nilai norma," ujarnya dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari kanal YouTube Susilo Bambang Yudhoyono.

Tak hanya tega dan darah dingin, SBY juga mengatakan tindakan Moeldoko itu menimbulkan rasa malu kepada prajurit yang pernah bertugas di Tentara Nasional Indonesia atau TNI.

"Hanya mendatangkan malu bagi perwira dan prajurit yang pernah bertugas di jajaran TNI," ujarnya.

Bahkan, SBY mengaku merasa malu dan bersalah pernah memberikan jabatan kepada Moeldoko sebagai Panglima TNI ketika menjabat Presiden ke-6 RI dulu.

 

Halaman:

Editor: Ramadhan Dwi Waluya

Sumber: Youtube Susilo Bambang Yudhoyono


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X