Sri Mulyani Akui Ekonomi Syariah Solusi Pulihkan Indonesia, Said Didu: Semoga Ibu Tidak Diberi Gelar Kadrun

- 8 April 2021, 16:19 WIB
Kolase potret Menkeu Sri Mulyani (kiri) dan Said Didu (kanan). /Dok. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat dan Twitter/@msaid_didu.

PR DEPOK - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa ekonomi dan keuangan syariah bisa memulihkan kondisi Indonesia yang tertekan akibat krisis pandemi Covid-19.

Sri Mulyani pun menekankan agar ekonomi dan keuangan syariah harus turut berkontribusi agar secepatnya bisa memulihkan kondisi Indonesia baik dari sisi sosial dan ekonomi.

“Ekonomi dan keuangan syariah itu penting tapi tidak terpisah pada keseluruhan ekonomi, tidak eksklusif. Harus dipikirkan bagaimana kontribusi ekonomi syariah dalam pemulihan kita,” kata Sri Mulyani seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Husein Hasni Akui Anggota FPI, Munarman: Dia Sudah Dipecat Sejak 2017, karena Ini Orang Suka 'Sok Rambo'

Selain itu, ia menuturkan banyak azas dalam ekonomi syariah yang dapat menjadi pendorong pemulihan seperti dalam Islam yang menjunjung tinggi azas keadilan, transparansi, tata kelola yang baik, dan ikhtiar yang maksimal.

Menurut Sri Mulyani, berbagai azas tersebut sangat cocok untuk mendorong pemulihan dan mengeluarkan Indonesia dari middle income trap seperti perbaikan tata kelola menjadi lebih baik.

Pernyataan Sri Mulyani itu pun kemudian ditanggapi oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu melalui akun Twitter pribadinya @msaid_didu pada Kamis, 8 April 2021.

Baca Juga: Ahmad Riza Pastikan Pemprov DKI Bebas Korupsi, Ferdinand: Pak Wagub Jangan Jadi Jubir Anies yang Selalu Bela!

Said Didu lantas berharap agar Sri Mulyani tidak diberikan julukan kadrun. Pasalnya diketahui, bagi siapa pun yang mendukung sesuatu yang bernuansa Islam kerap disebut kadrun oleh pihak-pihak tertentu.

Halaman:

Editor: Ramadhan Dwi Waluya

Sumber: Twitter @msaid_didu


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X