Singgung Soal Utang Negara, Taufik Damas: Pantas Banyak yang Dekat dengan Kekuasaan Tapi Tidak Kenal Negara

- 11 April 2021, 08:45 WIB
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta, Taufik Damas.
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta, Taufik Damas. /Twitter @TaufikDamas

PR DEPOK - Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta, Taufik Damas beberapa waktu lalu menyinggung soal utang negara.

Melalui akun Twitter pribadinya, Taufik menyampaikan kesimpulan jawaban dari pertanyaan sebelumnya soal pihak yang mesti membayar utang negara.
 
Dia menyatakan dalam cuitannya bahwa yang berutang adalah kekuasaan, lalu malah negara yang wajib membayar utang tersebut
 
 
 

"Yang utang kekuasaan, dan yang wajib bayar utang negara," kata Taufik Damas seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari akun @TaufikDamas. 

Dengan kesimpulan itu, Taufik menyatakan bahwa tak heran banyak pihak yang malah dekat dengan kekuasaan. Namun ternyata tidak mengenal negaranya.
 
"Pantas saja banyak yang dekat dengan kekuasaan tapi tidak kenal pada negara..," ucapnya menambahkan.
 
 
Diketahui sebelumnya, Taufik mengajukan pertanyaan soal siapakah yang akan membayar utang apabila negara berutang banyak.
 
Pertanyaan itu disampaikannya melalui akun Twitter pribadinya @TaufikDamas pada Kamis, 8 April 2021 lalu. 
 

"Mau tanya, kalo utang negara banyak, yang bayar utang siapa ya?," kata Taufik Damas penasaran. 

 
Melanjutkan pertanyaan itu, sebagai orang yang tak memahami masalah tersebut ia menanyakan pula sistem pembayaran utangnya.
 
"Bayarnya gimana? Sumpah ini pertanyaan saya sebagai awam..," ucapnya menambahkan. 
 
Menanggapi pertanyaan tersebut, Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo pun memberikan jawabannya. 
 
 
Dalam cuitannya, Yustinus menjelaskan bahwa utang negara dibayar oleh pendapatan negara. Dia lalu menganalogikan dengan kredit mobil dengan uang gaji.
 

"Ijin Kyai @TaufikDamas , utang pemerintah selama ini konsisten dibayar oleh pemerintah dari pendapatan negara. Ini sama dg rumah tangga, kalau kita kredit mobil bayarnya dg uang gaji. Mohon doa ekonomi segera pulih dan pajak kembali kuat. Insya Allah...donga dinonga.," ucap Yustinus melalui akun @prastow.***

Editor: Ahlaqul Karima Yawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X