Andai Korupsi Masuk ke Tubuh KPK, Febri Diansyah: Cari Sejauh Mana Menyebar, Sebelum KPK Busuk dari Dalam

- 22 April 2021, 20:08 WIB
Febri Diansyah melambaikan tangan kanan sebagai tanda pengunduran diri dari KPK.*
Febri Diansyah melambaikan tangan kanan sebagai tanda pengunduran diri dari KPK.* /Antara/Muhammad Adimaja/

PR DEPOK - Mantan Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah memberikan pendapatnya terkait permasalahan di internal KPK

Febri mengungkapkan bahwa lembaga anti korupsi itu mulanya dibentuk untuk membasmi tindakan korupsi
 
Dia lalu menyerupakan tindakan korupsi dengan penyakit kanker. 
 
 
Cuitan Febri Diansyah.
Cuitan Febri Diansyah.
 
"KPK dibentuk untuk memberantas korupsi. Korupsi itu ibarat kangker," kata Febri Diansyah seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari akun Twitter @febridiansyah pada Kamis, 22 April 2021.
 
Sebab serupa kanker, bila tindakan korupsi ternyata telah masuk ke tubuh KPK, hal yang harus segera dilakukan menurutnya adalah menelusuri sejauh mana sel kanker itu menyebar. 
 
"Jika Korupsi masuk ke dalam tubuh KPK, maka segera harus dicari sejauh mana sel kangker itu telah menyebar," ucapnya. 
 
 
Kemudian, Febri menuturkan bahwa pencarian itu benar-benar harus segera dilakukan sebelum akhirnya sel itu berhasil membuat busuk KPK dari dalam.
 
"Segera. Sebelum KPK membusuk dari dalam," ujar Febri menambahkan.
 
Pengandaian yang disampaikan Febri diduga muncul akibat adanya beberapa masalah yang terjadi di internal KPK belakangan ini.
 
 
Masalah yang baru saja terjadi di KPK adalah ditangkapnya penyidik KPK dari Polri akibat dugaan pemerasan kepada Wali Kota Tanjung Balai. 
 
Peristiwa tersebut lantas membuat Febri menyuarakan darurat KPK
 
Dia pun terlihat menyampaikan rasa mirisnya lantaran masalah-masalah tersebut terjadi setelah UU KPK direvisi dan pergantian pemimpin oleh ketua baru.
 
 
"#daruratKPK #TahunKeduaSetelahRevisiUUKPKdanPimpinanBaruKPK," katanya menutup pernyataan.***

Editor: Ahlaqul Karima Yawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X