Selain Novel, Febri Ungkap Penyidik KPK Lain yang 'Terancam' Dipecat: Yang Tangani Korupsi Bansos dan Benur

- 5 Mei 2021, 04:28 WIB
Mantan Juru bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah.*
Mantan Juru bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah.* /Benardy Ferdiansyah/ ANTARA

"Ada kasus2 besar yg skrg sdg ditangani sjumlah Penyidik yg namanya beredar di media akan disingkirkan dr KPK. Sebut saja korupsi Bansos Covid-19, suap Benur di KKP, kasus suap trkait izin di ESDM dg tsk Samin Tan yg baru ditangkap bbrpa wkt lalu, E-KTP dan jg tanjung balai," katanya menerangkan.

Cuitan Febri Diansyah.
Cuitan Febri Diansyah. Tangkap layar Twitter @febridiansyah

Selain itu, lanjut Febri Diansyah, ada juga tim penyidik yang dulu pernah menangkap Setya Novanto dalam kasus E-KTP.

Baca Juga: Ratusan Anak Diaspora RI di Qatar Belajar Bahasa Indonesia, Alasannya Bikin Haru dan Bangga

Tak cukup sampai di situ, orang-orang yang hendak "disingkirkan" ini, tutur mantan jubir KPK itu, bahkan dilabeli taliban dan radikal.

"Bhkan ada tim penyidik yg dulu pernah menangkap Setya Novanto, Ketua DPR RI dalam kasus E-KTP. Lebih konyol lagi, mereka distempel Taliban dan Radikal. Narasi yg jg dgunakan untuk menyerang lawan2 politik dan melegitimasi proses Revisi UU KPK. Oleh orang2 dan robot yg sama," ujarnya.

Cuitan Febri Diansyah.
Cuitan Febri Diansyah. Tangkap layar Twitter @febridiansyah

Untuk diketahui, Novel Baswedan kini tengah menjadi perbincangan hangat publik usai beredar kabar yang menyebutkan soal pemecatan dirinya dari KPK.

Baca Juga: Akan Dibuka pada 17 Mei 2021, Berikut Daftar PTN yang Tergabung dalam SMMPTN Barat 2021

Penyidik senior KPK itu dikabarkan tidak lolos tes wawasan kebangsaan yang digelar sebagai syarat untuk mengganti status pegawai KPK menjadi ASN.

Halaman:

Editor: Annisa.Fauziah

Sumber: Twitter @febridiansyah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X