Pengunjung Pantai Ancol Membludak Usai Lebaran, Gus Umar: Lebih Bahaya dari Pemudik, Semoga Tak seperti India

- 15 Mei 2021, 18:45 WIB
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan atau yang akrab disapa Gus Umar.
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan atau yang akrab disapa Gus Umar. /Twitter@ UmarAlChelsea_

PR DEPOK - Tokoh Nalhdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan belum lama ini menyoroti kabar membludaknya tempat wisata Pantai Ancol setelah lebaran Idul Fitri.

Pria yang akrab dipanggil Gus Umar itu menyatakan berdasarkan berita bahwa wisatawan yang datang ke Ancol mencapai 39 ribu orang.

Terciptanya kerumunan wisatawan tersebut lantas membuat Gus Umar menilai bahwa gelombang Covid-19 sudah ada di depan mata.

"Lebaran kedua Ancol dikunjungi 39.000 wisatawan. Gelombang Covid19 didepan mata," kata Gus Umar seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari akun Twitter @UmarAlChelsea_ pada Sabtu, 15 Mei 2021.

Baca Juga: Minta Anies Baswedan Fokus Penanganan Covid-19 Dibanding Buka Mall, Andi Arief: Pemimpin Harus Berkarakter

Kemudian, Gus Umar juga menduga bahwa banyaknya wisatawan yang datang ke Ancol tersebut kemungkinan lebih bahaya daripada para pemudik yang pulang kampung.

Maka dari itu, ia berpendapat pihak Dirut Pembangunan Ancol seharusnya diproses secara hukum karena telah membiarkan terjadinya kerumunan dan membuka tempat wisata Pantai Ancol.

"Wisman Ancol jauh lbh bahaya dari para pemudik? Mustinya Dirut PT pembangunan Ancol dimasukkan penjara krn biarkan kerumunan besar ini.," ucapnya menjelaskan.

Cuitan Gus Umar.
Cuitan Gus Umar.

Halaman:

Editor: Muhamad Gilang Priyatna

Sumber: Twitter @UmarAlChelsea_


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X