Berterima Kasih kepada Jokowi, Novel Baswedan: Alhamdulillah Telah Bebaskan Kami dari Tuduhan Tak Pancasilais

- 18 Mei 2021, 09:30 WIB
Penyidik senior KPK, Novel Baswedan.
Penyidik senior KPK, Novel Baswedan. /Dhemas Reviyanto/Antara

PR DEPOK – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pernyataannya soal hasil tes wawasan kebangsaan dan status pegawai KPK.

Menurut Novel Baswedan, proses tes wawasan kebangsaan tersebut seolah membuat stigma bahwa 75 pegawai yang tak lolos artinya tidak berkebangsaan dan tidak Pancasilais.

Cuitan Novel Baswedan.
Cuitan Novel Baswedan.

Proses TWK yg dibuat Pimp KPK ‘seolah 75 peg KPK tdk lulus itu’ membuat stigma tdk berkebangsaan/tdk Pancasilais,” katanya seperti dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari akun Twitter pribadinya @nazaqistsha pada Selasa, 18 Mei 2021.

Baca Juga: Usai Anaknya Hina Palestina di TikTok, Ibu dari Siswi SMA Ini Menangis di Hadapan TNI dan Polisi

Atas pidato Jokowi, Novel Baswedan pun mengucapkan rasa syukur karena telah menyelamatkannya dari tuduhan tidak berkebangsaan dan tidak Pancasilais.

Alhamdulillah dgn pidato pak Presiden Jokowi telah membebaskan kami dari tuduhan itu. Terima kasih pak @jokowi, apresiasi atas perhatian bapak,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memerintahkan 75 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos agar dapat mengikuti pendidikan wawasan kebangsaan agar dapat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga: Habib Rizieq Tanya Arti Kata Hasutan dan Undangan, Saksi Ahli Bahasa: 2 Hal yang Miliki Makna Berbeda

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X