Tangan Disetrika hinggga Kemaluan Diinjak, TKI di Jeddah Disiksa Secara Kejam oleh Istri Perwira

- 16 Juli 2020, 19:25 WIB
Ilustrasi penyiksaan.* /Pixabay/

PR DEPOK - Bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) migran bukanlah suatu pekerjaan yang diharapkan oleh masyarakat. Akan tetapi jika tidak karena faktor ekonomi mungkin bekerja sebagai TKI tidak dipilih masyarakat Indonesia terutama para perempuan.

Bekerja sebagai TKI tentu memiliki risiko khusus, termasuk bagi mereka yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga (ART). Acap kali bermunculan kabar bahwa TKI mengalami penindasan oleh para majikannya dari mulai disiksa hingga diajak memuaskan nafsu bejat para majikannya.

Baru-baru ini kembali mencuat kejadian penindasan terhadap TKI migran yang bekerja sebagai ART di Jeddah, Arab Saudi.

Baca Juga: Video Joget TikTok Hana Hanifah di Kantornya Viral, BIN Beri Klarifikasi 

TKI migran Indonesia yang diketahui berinisial SSS ini mendapatkan penyiksaan begitu kejam yang dilakukan oleh istri majikan dengan cara disiram dengan air klorin ke bagian mata sehingga menyebabkan matanya biru-biru dan sulit dibuka.

loading...

Mirisnya lagi, istri perwira muda Kantor Imigrasi Jeddah itu pun menyetrika kedua tangan SSS bahkan hingga kemaluannya pun diduga dinjak-injak. Wajah dari SSS pun dilaporkan mengalami pembengkakan seperti bekas dipukuli.

Imbas kejadian yang dilaporkan terjadi pada Senin 13 Juli 2020 itu membuat SSS tak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit setempat.

Mendengar adanya perlakuan tak manusiawi terhadap pekerja asal Indonesia yang dilakukan majikan, pihak Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI angkat bicara.

Baca Juga: Diungkit Fadli Zon Soal Komisaris BUMN Rangkap Jabatan, DPP KNPI Bela Erick Thohir 

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

Haloyouth

Sudahkah Kita Merdeka?

10 Agustus 2020, 01:06 WIB
X