Prabowo Terpilih Lagi Jadi Ketum Partai Gerindra, Pengamat: Bukti Tanda Demokrasi Indonesia Mundur

- 11 Agustus 2020, 13:21 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. //IRFAN MAULANA/ANTARA

PR DEPOK - Nama Prabowo Subianto kembali terpilih untuk menjabat sebagai ketua umum Partai Gerindra untuk periode 2020-2025 setelah dikukuhkan kembali oleh DPP Partai Gerindra dalam sidang pleno ketiga Kongres Luar Biasa (KLB).

Berbagai pihak pun mengaitkan terpilihnya Prabowo Subianto sebagai ketua umum Partai Gerindra sebagai langkah untuk mendekatkan diri menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Namun berbeda dengan pendapat, Direktur Eksekutif VoxPol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai bahwa hal tersebut merupakan sebuah kemunduran dalam proses demokrasi.

Baca Juga: Fakta atau Hoaks: Bayi Diculik Makhluk Halus di Pelabuhan Ratu Sukabumi 

"Ini yang menjadi penyebab belakangan demokrasi kita mundur," kata Pangi di Jakarta sebagaimana dikutip oleh Pikiranrakyat-depok.com dari RRI.

Lebih jauh, Pangi mengungkapkan bahwa terpilihnya Prabowo Subianto merupakan bentuk oligarki partai di Indonesia yakni kekuasaan partai hanya bertumpu pada satu atau beberapa orang saja.

"Bagaimana mungkin negara akan demokratis apabila di tubuh internal partai saja sangat tidak demokratis," pendapatnya.

Kendati demikian, Pangi tidak menampik, kalau Prabowo Subianto masih memiliki peran sentral bagi Partai Gerindra.

Baca Juga: Curhat ke Jokowi, Ridwan Kamil Sebut PSBB Adalah Keputusan Terbaik Penanggulangan COVID-19 

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X