Tiru Adegan Dalam Game, Kakak Beradik Nekat Lompat dari Gedung untuk Buktikan Mereka Tetap Hidup

- 20 Mei 2020, 20:00 WIB
Anak berusia 11 tahun yang mencoba lompat dari gedung tempat tinggalnya bersama sang adik untuk membuktikan mereka bisa hidup seperti karakter dalam Game of Peace dan Mini World Oddity Central

PIKIRAN RAKYAT – Belum lama ini salah satu orang tua menggugat salah satu perusahaan game terbesar di Tiongkok bernama Tencent setelah kedua anaknya dalam kini berada dalam kondisi kritis akibat terjun dari ketinggian untuk meniru karakter video game favorit mereka.

Dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari Oddity Central, kakak beradik yang masing-masing berusia 11 dan 9 tahu dilaporkan kecanduan bermain video game yang sangat populer di Tiongkok yakni Mini World dan Game of Peace selama berdiam diri di rumah saat masa lockdown akibat pandemi Virus Corona.

Awalnya orang tua dari kedua anak tersebut bermaksud membelikan smartphone agar mereka bisa betah di rumah. Dalam sehari, mereka bisa menghabiskan waktu selama delapan jam penuh hanya untuk memainkan game tersebut.

Baca Juga: Akpol 98 Sediakan Ribuan Paket Sembako Bagi Warga Depok, Sasar Kaum Duafa dan Warga Terdampak Corona

Namun orang tua mengaku bingung untuk bisa menghentikan kecanduan mereka karena tidak memiliki alternatif lain untuk bisa mengalihkan kegiatan mereka selama di rumah.

Setelah semakin kecanduan, kakak beradik tersebut dilaporkan melompat dari gedung tempat tinggal mereka di wilayah Handan yang tingginya mencapai 50 kaki.

Saat diselidiki oleh pihak kepolisian orang tua kakak beradik tersebut mengungkapkan anak mereka memutuskan untuk lompat dari gedung bermaksud untuk membuktikan mereka bisa hidup kembali seperti karakter di video game yang berhasil lolos dari maut meski berkali-kali melompat dari ketinggian.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Lahirnya Hari Kebangkitan Nasional yang Diusung oleh Boedi Oetomo

Malangnya meski selamat dari maut, kakak beradik itu mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuhnya yang mengharuskan mereka menjalani operasi berkali-kali.

Sang kakak yang baru berusia 11 tahun mengatakan, “Aku hanya ingat saat aku mengajak adikku untuk melompat demi membuktikan apa kami akan kembali hidup seperti karakter dalam video game.”

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Oddity Central


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X