Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Kehabisan Darah Usai Ditembak, Dokter Sebut Ada Dua Luka Dalam

8 Juli 2022, 19:37 WIB
Shinzo Abe meninggal usai kehabisan darah karena ditembak di bagian dada /REUTERS/Jorge Silva.

PR DEPOK - Mantan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe meninggal usai ditembak pada Jumat pagi, 8 Juli 2022 saat memberikan pidato kampanye untuk pemilihan nasional yang akan datang.

Shinzo Abe ditembak dari belakang beberapa menit setelah dia memulai pidatonya di Nara, Jepang barat.

Shinzo Abe diterbangkan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan darurat tetapi mantan PM Jepang tersebut dilaporkan tidak bernapas dan jantungnya berhenti.

Baca Juga: Shinzo Abe Ditembak hingga Meninggal, Presiden Rusia Vladimir Putin Bereaksi

Seorang dokter mengatakan Shinzo Abe meninggal kehabisan darah karena dua luka dalam, salah satunya berada di sisi kanan lehernya.

Pihak rumah sakit yang mencoba menyelamatkan Shinzo Abe mengatakan dia meninggal pada pukul 17.03 waktu setempat, sekitar lima setengah jam setelah ditembak.

Mantan perdana menteri yang meninggal di usia 65 tahun tersebut dilaporkan tidak memiliki tanda-tanda vital ketika dibawa masuk rumah sakit.

Baca Juga: BPNT Juli 2022 Cair di Kantor Pos, Cek Penerima di Link Ini dan Siapkan Syarat untuk Dapatkan Rp2,4 Juta

Polisi telah menangkap seorang pria berusia 41 tahun yang diduga melakukan penembakan terhadap Shinzo Abe.

Pria tersebut diidentifikasi sebagai Tetsuya Yamagami, penduduk Nara yang merupakan mantan anggota pasukan pertahanan diri maritim, lapor Fuji TV.

Ketika ditangkap, Tetsuya Yamagami tak berusaha melakukan perlawanan terhadap polisi.

Baca Juga: Bongkar Amalan Terbaik Eril hingga Didoakan Banyak Orang, Ridwan Kamil: Dia Itu Ahli Minta Maaf...

Kepada polisi, pelaku mengaku menembak Abe karena tidak senang dengan perdana menteri terlama di Jepang tersebut dan berniat membunuhnya.

Menurut penyiar NHK, tersangka penembakan Shinzo Abe "memegang benda berbentuk silinder", yang mengeluarkan "asap putih" ketika ditangkap.

Pihak berwenang Jepang percaya bahwa senjata yang digunakan untuk membunuh mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe tersebut adalah buatan sendiri.***

Editor: Nur Annisa

Sumber: Independent

Tags

Terkini

Terpopuler