Sebut RI Semakin Dihargai Negara Lain, Jokowi: Tapi Sering Dikerdikan di Negara Sendiri, Itu Buat Saya Sedih

- 11 November 2021, 19:46 WIB
Presiden Jokowi  memberikan sambutan saat peringatan HUT ke-10 Partai NasDem di Gedung ABN, pada Kamis, 11 November 2021.
Presiden Jokowi memberikan sambutan saat peringatan HUT ke-10 Partai NasDem di Gedung ABN, pada Kamis, 11 November 2021. /ANTARA FOTO/Galih Pradipta.

PR DEPOK - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa posisi Indonesia di kancah internasional saat ini semakin dihargai dan dihormati oleh negara lain.

Meski semakin dihargai negara lain, Presiden Jokowi mengaku dirinya sedih lantaran Indonesia justru dikerdilkan oleh bangsa sendiri.

Ungkapan kesedihan tersebut diungkapkan Presiden Jokowi saat menghadiri HUT ke-10 Partai NasDem pada Kamis, 11 November 2021.

Baca Juga: Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19, Denny Darko: Pasti akan Terjadi, Ternyata Tidak Harus Dibawa dari Luar

"Posisi kita (Indonesia) semakin dihargai, posisi kita semakin dihormati, posisi kita semakin dipandang oleh negara lain," ucap Jokowi.

"Tapi sering di negara sendiri dikerdilkan. Ini yang sering membuat saya sedih,” tutur dia lagi seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari PMJ News.

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan jika posisi Indonesia saat ini memegang presidensi G20 dan bakal menjadi Ketua ASEAN.

"Mestinya Indonesia sebagai bangsa dihormati dan juga WNI ini juga akan merasakan semuanya, warga kita itu merasakan akan kehormatan itu," kata dia.

Baca Juga: Karyawannya Buka Kargo Motor Ducati hingga Picu Kemarahan, MGPA: Sangat Menyesal, Ini di Luar Kendali Kami

Mantan Wali Kota Solo ini menambahkan, ia ingin agar semua masyarakat Indonesia dihargai dan dihormati di mana pun berada.

"Dan saya juga ingin, kita semuanya juga ingin, warga negara kita ini juga dihormati dihargai oleh warga negara lain di manapun berada," tuturnya kemudian.

Di kesempatan yang sama, ia menceritakan juga soal perjalanannya selama sepekan saat menghadiri KTT G20 di Roma dan KTT COP26 di Skotlandia.

Jokowi mengaku bahwa dirinya merasakan hal yang berbeda saat menghadiri kedua KTT tersebut dibandingkan dengan pertemuan KTT sebelumnya.

Baca Juga: Tak Terima Difitnah Legalkan Perzinahan lewat Permendikbud, Nadiem Makarim: Luar Biasa Terkejut Saya

"Yang kedua, banyak sekali yang secara mendadak baik waktu saya berdiri maupun saya duduk, datang kepada saya," kata kepala negara.

"Dan itu adalah negara-negara gede, negara-negara besar. Kepala Negara yang datang. Ini ada apa? Perbedaan itu yang saya rasakan," ucapnya melanjutkan.

Presiden Jokowi juga mengungkapkan bahwa saat ini posisi Indonesia sudah setara dengan negara-negara maju di dunia.

"Karena betul-betul kita duduk setara dengan negara-negara maju," pungkas Jokowi.***

Editor: Ramadhan Dwi Waluya

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah