UNESCO Sebut Puluhan Situs Warisan Budaya Ukraina Rusak Akibat Serangan Rusia

- 3 April 2022, 14:20 WIB
Relawan menutupi monumen Putri Olga, Rasul Andrew, dan Santo Cyril dan Methodius dengan kantong pasir untuk perlindungan, saat invasi Rusia ke Ukraina berlanjut di Kyiv, Ukraina 28 Maret 2022.
Relawan menutupi monumen Putri Olga, Rasul Andrew, dan Santo Cyril dan Methodius dengan kantong pasir untuk perlindungan, saat invasi Rusia ke Ukraina berlanjut di Kyiv, Ukraina 28 Maret 2022. /Vladyslav Musiienko/Reuters

Ukraina adalah rumah bagi tujuh situs Warisan Dunia, dan sejauh ini semua situs yang ditunjuk itu aman, menurut daftar UNESCO.

Namun badan tersebut khawatir bahwa di kota timur laut Chernihiv, yang telah menjadi target pasukan Rusia sejak awal invasi.

Baca Juga: Daftar Bansos BPNT Kartu Sembako Tahap 2 secara Online dengan Modal KTP dan KK, Dapatkan Dana Rp600 Ribu

Pertempuran mungkin telah merusak pusat bersejarah kota itu, yang masuk dalam daftar sementara untuk dipertimbangkan sebagai lokasi Warisan Dunia.

Di antara situs yang rusak di Ukraina adalah museum sejarah di Ivankiv, sebuah kota sekitar 50 mil barat laut dari ibukota Kyiv, yang menampung lebih dari 25 lukisan karya seniman Ukraina terkenal Maria Primachenko.

Selain itu, situs yang rusak adalah Babyn Yar Holocaust Memorial Center di Kyiv, tempat Nazi membantai puluhan ribu orang Yahudi selama Perang Dunia II.

Baca Juga: Buntut Penamparan Chris Rock, Netflix Hentikan Produksi Film Fast and Loose yang Dibintangi Will Smith

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang merupakan seorang Yahudi, mengunggah di Twitter tentang sejarah situs itu tak lama setelah serangan Rusia di dekat situs tersebut pada 1 Maret lalu.

Apa gunanya mengatakan 'tidak pernah lagi' selama 80 tahun, jika dunia tetap diam? ketika sebuah bom dijatuhkan di tempat yang sama di Babyn Yar?” tulisnya.

Sementara itu, kementerian urusan budaya Ukraina mengatakan pada Jumat lalu bahwa pihaknya telah mencatat 135 insiden saat pasukan Rusia merusak atau menghancurkan unsur-unsur warisan budaya Ukraina.***

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: Telegraph India


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah