WHO Peringatkan hingga 23 Juta Orang Disa Terdampak Gempa di Turki dan Suriah: Sekarang Berpacu dengan Waktu

- 8 Februari 2023, 11:02 WIB
WHO menyebut bawa hingga 23 juta orang bisa terkena dampak gempa di Turki dan Suriah, termasuk populasi rentan.
WHO menyebut bawa hingga 23 juta orang bisa terkena dampak gempa di Turki dan Suriah, termasuk populasi rentan. /REUTERS/Sertac Kayar/

PR DEPOK – WHO memperingatkan bahwa hingga 23 juta orang dapat terkena dampak gempa besar yang telah menewaskan ribuan orang di Turki dan Suriah, menjanjikan bantuan jangka panjang.

"Peta ikhtisar peristiwa menunjukkan bahwa 23 juta orang berpotensi terdampak, termasuk sekitar lima juta populasi rentan," kata petugas darurat senior Organisasi Kesehatan Dunia Adelheid Marschang.

"Infrastruktur sipil dan infrastruktur kesehatan potensial telah rusak di seluruh wilayah yang terkena dampak, terutama di Turki dan Suriah barat laut," tambahnya, seperti dikutip PikiranRakyat-Depok.com dari Channel News Asia.

WHO menganggap bahwa kebutuhan utama yang tidak terpenuhi mungkin ada di Suriah dalam jangka pendek dan menengah.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aquarius Rabu, 8 Februari 2023: Hari yang Menguntungkan dan Dapat Pengakuan

Saat ini tim penyelamat di Turki dan Suriah menghadapi cuaca dingin yang membekukan, gempa susulan, dan bangunan yang runtuh, saat mereka menggali korban yang terkubur oleh serangkaian gempa bumi yang menewaskan lebih dari 5.000 orang.

"Sekarang berpacu dengan waktu," kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, menjelaskan bahwa badan kesehatan PBB segera mengirimkan bantuan ke daerah tersebut.

"Kami memobilisasi persediaan darurat dan kami telah mengaktifkan jaringan tim medis darurat WHO untuk memberikan perawatan kesehatan penting bagi yang terluka dan paling rentan," tandasnya.

Baca Juga: Film Gita Cinta dari SMA 2023 Dibintangi Prilly Latuconsina, Berikut Jadwal Tayangnya

Badan-badan bencana mengatakan beberapa ribu bangunan diratakan di kota-kota di seluruh wilayah perbatasan Turki-Suriah yang luas, menumpahkan kesengsaraan di daerah yang sudah dilanda perang, pemberontakan, krisis pengungsi dan wabah kolera baru-baru ini.

Sepanjang malam, para penyintas menggunakan tangan kosong untuk mengambil reruntuhan blok apartemen bertingkat, mencoba menyelamatkan keluarga, teman, dan siapa pun yang tidur di dalam ketika gempa besar pertama berkekuatan 7,8 melanda.

Situasinya sangat mengerikan di Suriah utara, yang telah dihancurkan oleh perang bertahun-tahun.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Capricorn Rabu, 8 Februari 2023: Fokus pada Tujuan dan Hindari Pengeluaran yang Tidak Perlu

"Pergerakan bantuan melalui perbatasan ke barat laut Suriah kemungkinan besar atau sudah terganggu karena kerusakan akibat gempa. Ini akan menjadi krisis besar," kata Marschang.

Dia berpidato pada pertemuan khusus tentang tragedi itu, yang mengheningkan cipta selama satu menit untuk para korban.

Kepala WHO berjanji bahwa badan tersebut akan bekerja sama dengan semua mitra untuk mendukung otoritas di kedua negara pada jam dan hari kritis ke depan, dan dalam bulan dan tahun mendatang ketika kedua negara pulih dan membangun kembali.***

Editor: Linda Agnesia

Sumber: Channel News Asia


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah