Wakil Wali Kota Palopo Ungkap Upaya Pihaknya Tangani Masalah Pelecehan Seksual dan Pernikahan Anak

6 Juni 2022, 15:18 WIB
Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandoso mengungkapkan langkah pihaknya menangani masalah pelecehan seksual dan pernikahan anak di daerahnya. /Instagram @rahmatmasribandoso.official.

PR DEPOK - Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso menanggapi kasus pelecehan seksual dan pernikahan anak di bawah umur yang pernah terjadi di kotanya.

Kedua masalah tersebut diketahui sempat ramai diberitakan media dan berhasil menyita perhatian publik pada akhir 2021 lalu.

Rahmat pun tak memungkiri adanya kasus-kasus tersebut di kotanya, lantaran Palopo kini sedang berada dalam transisi menjadi kota modern sehingga memberikan dampak pada masalah sosial.

Kendati demikian, ia mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya untuk menangani permasalahan tersebut dengan harapan agar tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Baca Juga: Kenang Momen Terakhir dengan Eril, Atalia Praratya Tulis Pesan Pilu: Kamu Dimana, Ril? Sini Pulang

Hal pertama yang dilakukan oleh pemerintah Kota Palopo untuk menangani masalah pelecehan seksual dan pernikahan anak adalah sosialisasi atau edukasi kepada masyarakat.

Dia menyebut bahwa pihaknya telah melakukan upaya edukasi kepada masyarakat dengan pendekatan humanis terkait kedua masalah tersebut.

"Pemerintah mencoba untuk menangani hal ini dengan lebih banyak kepada kita sosialisasi, dan juga pendekatan-pendekatan humanis," kata Rahmat Masri Bandaso dalam acara 'Klarifikasi' yang digelar PRMN pada Senin, 6 Juni 2022.

Baca Juga: Ide Menu Bekal ke Kantor atau Sekolah, Bisa Coba Resep Tumis Pokcoy dan Ikan Asam Manis

Kemudian, sebagai Wakil Wali Kota yang memiliki wewenang, Rahmat juga mencoba mengajak semua stakeholder untuk ikut membantu membenahi masyarakat Palopo.

Dalam sisi agama contohnya, ia memaksimalkan peran tokoh agama di daerahnya untuk ikut turun langsung memberikan ceramah yang berkaitan dengan kedua masalah tersebut.

"Kita libatkan untuk di setiap ibadah, di setiap ceramah itu menyampaikan hal-hal yang terkait dengan ini, dan ini adalah bagian daripada edukasi masyarakat dan juga sosialisasi terkait bagaimana kita menjaga keluarga kita jangan sampai terlibat hal-hal negatif seperti itu," ujarnya menjelaskan.

Baca Juga: Cara Daftar DTKS Kemensos 2022 Online Lewat HP Hanya Pakai KTP dan KK

Harapannya hal-hal tersebut dapat membantu menambah pemahaman masyarakat agar tidak terlibat dalam perbuatan-perbuatan negatif seperti pelecehan seksual dan pernikahan anak.***

Editor: Wulandari Noor

Tags

Terkini

Terpopuler