Kompak tak Beratkan Habib Rizieq, 4 Saksi yang Dihadirkan Jaksa: Massa Megamendung Datang Secara Spontan

- 21 April 2021, 15:42 WIB
Suasana sidang Habib Rizieq.
Suasana sidang Habib Rizieq. /Kuasa Hukum Habib Rizieq

PR DEPOK - Sidang kasus kerumuman Megamendung, Bogor, yang menjerat Habib Rizieq Shihab masih terus berlanjut.

Dalam sidang yang digelar pada Senin, 19 April 2021 lalu, jaksa penuntut umum menghadirkan empat orang pejabat dari lingkungan kabupaten Bogor, yakni Kepala Satpol PP Bogor, Kepala Bagian Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP, Camat Megamendung, serta Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Megamendung.

Keempat pejabat ini dihadirkan oleh jaksa sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus kerumunan Habib Rizieq di Megamendung.

Baca Juga: Video TikTok dr Kevin Samuel Dianggap Melecehkan, Alissa Wahid: IDI Perlu Beri Sanksi, Setidaknya Sanksi Etis

Dalam sidang tersebut, Habib Rizieq menanyakan satu hal utama, yakni apakah massa datang secara spontan atau ada panitia yang secara khusus mengundang mereka.

"Menurut yang Anda lihat, masyarakat itu kumpul memang dikumpulkan oleh panitia, atau mereka datang sendiri-sendiri dari mana-mana? Dari Ciawi, dari Kota Bogor, dari Sukabumi, dari Cianjur. Apa memang mereka diatur oleh panitia, ada panitia yang nyambut mereka datang, ada panitia yang ngatur posisi-posisi mereka, atau mereka datang spontan begitu saja?" ujar Habib Rizieq, seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari kanal YouTube Pikiran Rakyat.

Keempat saksi yang dihadirkan oleh jaksa tersebut mengatakan bahwa massa di kerumunan Megamendung datang secara spontan.

Baca Juga: 4 Kali Ditangkap Polisi Karena Masalah Narkoba, Rio Reifan Sebut Keluarga Penyebabnya

"Yang saya lihat nih, jadi mereka itu datang secara spontan," kata salah satu saksi, Teguh Sugiarto, yang kemudian dibenarkan oleh ketiga saksi lainnya.

Mendengar jawaban dari keempat saksi ini, Habib Rizieq lantas mengatakan bahwa ada perbedaan antara spontan dan tidak spontan.

Halaman:

Editor: Annisa.Fauziah

Sumber: YouTube Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X