Tiongkok Terus Gertak Taiwan, AS Siagakan Kapal Perang Dilengkapi Rudal Jelang Pelantikan Presiden

16 Mei 2020, 21:51 WIB
KAPAL perang Amerika Serikat bersiaga di perairan Taiwan.* /National Review/

PIKIRAN RAKYAT – Di tengah ketegangan yang terjadi dengan Tiongkok, kapal perang yang dilengkapi rudal milik Amerika Serikat bersiaga di perairan dekat Taiwan menjelang pelantikan Tsai Ing-Wen yang akan segera menjabat pada periode keduanya.

Tsai Ing-Wen akan kembali dilantik sebagai presiden setelah ia memenangkan 57 persen suara di pemilihan umum beberapa waktu lalu.

Dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari Reuters, US Pacific Fleet mengatakan secara terbuka kapal perang USS McCampbell kini telah tiba di perairan yang berada tepat di perbatasan Taiwan dan Tiongkok.

Kementerian Pertahanan Taiwan membenarkan adanya kapal perang milik Amerika Serikat yang tengah berjaga di wilayahnya. Ia mengatakan tindakan tersebut hanya misi biasa untuk bersiaga.

Baca Juga: Riset Terbaru Hong Kong Sebut 3 Obat yang Bisa Sembuhkan Virus Corona, Harapan Baru untuk Dunia 

Sebelumnya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok memburuk setelah Presiden Donald Trump mendeklarasikan dukungannya kepada Taiwan, salah satunya dengan cara meningkatkan penjualan senjata.

Padahal Tiongkok baru saja mengakui Taiwan sebagai bagian dari wilayah negaranya.

Bukan hanya itu, saling tunjuk mengenai pemicu adanya pandemi virus corona juga semakin memperparah hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok.

Sejak itu Amerika Serikat dan Tiongkok gencar meningkatkan aktivitas militernya di wilayah sekitar Taiwan termasuk di antaranya pelayaran kapal perang Amerika dan pelatihan angkatan udara militer Tiongkok.

Baca Juga: Beda Pendapat Soal Obat Corona, Menteri Kesehatan Brasil Mengundurkan Diri di Tengah Gejolak Pandemi 

Menanggapi situasi kedua negara yang kian memanas, Pemerintah Taiwan mengatakan pelatihan angkatan udara Tiongkok sengaja dilakukan sebagai bentuk intimidasi yang ditujukan untuk Taiwan.

Pemerintah Taiwan memperingatkan agar Tiongkok fokus terhadap penanganan pandemi virus corona di wilayahnya daripada berupaya mengintimidasi Taiwan padahal di sisi lain para tenaga medis masih berjibaku akibat penambahan kasus baru.

Taiwan pun melaporkan pesawat dengan nomor Y-8 milik angkatan udara Tiongkok terbang melintasi wilayah pertahanan udara milik Taiwan pada Jumat, 8 Mei 2020. Tindakan tersebut membuat Taiwan harus mengambil sikap.

Baca Juga: Bercita-cita Jadi Petinju, Lansia Ini Rela Benturkan Kepalanya ke Pohon Setiap Hari 

Kemudian Taiwan menerbangkan jet militernya sebagai bentuk peringatan kepada Tiongkok sekaligus mengusir pesawat Y-8 pergi dari wilayahnya.

Sejumlah pihak menilai Tiongkok harusnya lebih dulu menyelesaikan masalah utama di negaranya daripada melancarkan aksi-aksi tak penting demi menggertak Taiwan.***

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: REUTERS

Tags

Terkini

Terpopuler