Akibat Berita Hoaks, Warga Tiongkok Lempar Kucing dari Apartemen Lantaran Takut Terjangkit Virus Corona

- 7 Februari 2020, 09:41 WIB
PENJUALAN Masker yang tak layak meraja lela di Wuhan Tiongkok.*
PENJUALAN Masker yang tak layak meraja lela di Wuhan Tiongkok.* /PIXABAY/

PIKIRAN RAKYAT - Ditengah kondisi yang sedang darurat akan virus corona yang berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok ini, kesimpangsiuran mengenai informasi penularan virus corona yang bermutasi jadi wabah yang bernama resmi 2019-nCoV ini telah membuat sebagian warga Tiongkok jadi kebingungan.

Mereka menjadi panik sehingga tidak dapat lagi mencerna informasi benar yang disampaikan oleh para pakar kesehatan di negara itu.

Sebelumnya warga Tiongkok mendapatkan informasi dari seseorang praktisi ilmu kesehatan dari Zhejiang Medical University, Dr. Li Lanjuan dalam sebuah wawancara di media China Central Television.

Baca Juga: Bukan Hanya Helm yang Bisa SNI, Tahun Ini ada Dua Pasar di Depok Berlabel Pasar SNI

Dalam wawancara tersebut mereka membawa topik “Jika hewan peliharaan melakukan kontak dengan pasien yang dicurigai teriveksi virus corona, maka mereka harus dikarantina”.

Hal tersebut memunculkan berbagai spekulasi untuk warga Tiongkok, kemudian ditengah kepanikan warga Tiongkok munculah media lokal yang bernama Zhibo China.

Media lokal tersebut yang dilaporkan mengubah kata-kata dari topik tadi menjadi "kucing dan anjing dapat menyebarkan virus corona".

Baca Juga: Kemenkes RI: Indonesia Sudah Mampu Mendeteksi Virus dan Sudah Terakreditasi oleh WHO

Dikutip Depok.Pikiran-Rakyat.com dari Instagram @jabarsaberhoaks, mengenai pemberitaan tersebut benar adanya.

Sebagian warga Tiongkok kemudian membuang hewan peliharaan seperti kucing dan anjing karena takut menjadi pembawa virus corona setelah mendengar pemberitaan dari media lokal.

Mereka melemparkan hewan-hewan malang itu dari jendela apartemen setelah menerima informasi penularan virus 2019-nCoV, yang belum diketahui kebenaran informasi bahwa hewan peliharaan dapat menularkan virus corona ini.

Baca Juga: Kirk Douglas Meninggal Dunia, Sempat Lolos dari Maut Tahun 1958

Selain itu, sebagaimana pemberitaan yang dirilis oleh The New Zealand Herald pada tanggal 1 Februari 2020 membenarkan akan kabar berita tersebut.

Media yang berbasis di Kota Auckland, Selandia Baru tersebut menyebut terdapat seekor anjing ditemukan mati setelah diduga dilemparkan dari blok menara di daerah Taman Heyuan Guohe, Kota Tianjin di Provinsi Hubei, Tiongkok.

Media setempat melaporkan anjing itu terlempar dari lantai atas sebuah blok menara pada jam 4 pagi dan itu menghancurkan atap mobil sebelum berakhir di tanah.

Baca Juga: Kirk Douglas Aktor dengan Sederet Penghargaan, Sosoknya Dihormati di Hollywood

Dalam upaya untuk membendung dan mengakhiri berita hoax mengenai kucing dan anjing dapat menularkan virus corona tersebut, China Global Television Network memposting kutipan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Bahkan menurut WHO, hingga kini Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dapat tertular virus corona.

Melihat kejadian tersebut, warga Indonesia diimbau untuk tidak mudah untuk mencerna dan menyebarluaskan informasi mengenai virus corona ini dan tidak salah paham mengenai suatu pemberitaan.***

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Instagram @bpptkg


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah