Serang Balik Barack Obama, Trump Sebut Bencana Flu Babi Lebih Buruk dan Tidak Miliki Petunjuk

- 12 Mei 2020, 12:09 WIB
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump.*
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump.* /ANTARA/

PIKIRAN RAKYAT - Pada hari Jumat 8 Mei 2020, CNN Internasional mengungkapkan percapakan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dengan Asosiasi Alumni Obama, yang berisi orang-orang yang bertugas dalam pemerintahan presiden ke-44.

Dalam percakapan tersebut, Obama menegaskan bahwa dia sangat tidak senang dengan cara Presiden Donald Trump dalam menangani pandemi corona.

Obama bahkan tak segan menyebut penanganan Trump dalam virus corona sebagai sebuah "bencana yang kacau balau".

Mendengar kritikan pedas dari Obama, bukan Donald Trump jika tidak membalas kritikan tersebut.

Baca Juga: Keakuratan Rapid Test Hanya 30 Persen, Pemkot Depok Tak Lanjutkan Pasien Non-Reaktif ke PCR 

Dilansir oleh Pikiranrakyat-Depok.com dalam cuitan Twitter di akun pribadi @realDonaldTrump pada Minggu 10 Mei 2020, mengatakan bahwa penanganan yang dilakukannya lebih baik dibandingkan Obama.

"Kami mendapatkan nilai bagus untuk penanganan pandemi virus corona, terutama larangan orang-orang dari Tiongkok - yang merupakan sumber infeksi - untuk memasuki AS.

"Bandingkan dengan bencana Obama / Sleepy Joe yang dikenal sebagai H1N1 Swine Flu. Nilai buruk, polling buruk, tidak memiliki pentunjuk!," kata Trump dalam cuitan tersebut.

Ungkapan Trump mengacu pada pandemi flu babi 2009 yang melanda AS dan menewaskan 12.469 orang, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Baca Juga: Geger Penemuan Ubur-ubur 'Alien' di Pantai, Pakar Beri Penjelasan 

Flu babi tidak dapat dibandingkan dengan pandemi virus corona karena dampaknya di seluruh dunia dan di AS sendiri menurut Johns Hopkins University sebanyak 78.799 orang telah tewas sehingga jumlahnya tidak dapat dibandingkan.

Wakil Presiden Mike Pence yang juga sebagai pemimpin gugus tugas Covid-19 Gedung Putih dalam cuitan di Twitter mendukung cara Trump dalam menangani pandemi di negara tersebut.

"Di bawah kepemimpinan tegas Presiden Trump, @fema telah mampu mengirimkan jutaan pasokan serta APD kepada masyarakat saat kami melanjutkan tanggapan terhadap virus corona," ucapnya dalam cuitan di Twitter.

Dikabarkan bahwa beberapa taman di California sudah kembali dibuka, Trump mencatat bahwa lapangan golf miliknya akan kembali dibuka untuk bisnis.

Baca Juga: 4 Adegan Film Miracle In Cell No 7 yang Sukses Menguras Air Mata 

Selain taman, di California akan kembali membuka jalur hiking, pantai, dan lapangan golf lainnya. Namun orang-orang didesak agar tetap menjalani pedoman jarak sosial serta menggunakan masker.

"Sangat menyenangkan melihat negara kita mulai kembali buka," kata Trump.

"Lanjutkan! Kami sangat senang mengumumkan pembukaan kembali @trumpgolfla mulai Sabtu 9 Mei 2020. Kami berharap dapat menyambut Anda kembali," ujar Trump.***

Editor: M Bayu Pratama


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x