AS Peringatkan China akan Mendapat Sanksi Serius Jika Terus Mendukung Rusia

- 7 April 2022, 18:30 WIB
AS memberi peringatan kepada China terkait sanksi serius yang akan diberikan jika negara itu terus mendukung Rusia.
AS memberi peringatan kepada China terkait sanksi serius yang akan diberikan jika negara itu terus mendukung Rusia. /pixabay/priyampatel4/

PR DEPOK - Peristiwa invasi Rusia-Ukraina memaksa AS untuk terus menegur China karena hubungan baiknya dengan Rusia.

Menurut AS, China akan mendapatkan sanksi yang serius jika memberikan dukungan material ke Moskow.

Sebab itulah AS terus memberikan "Pemahaman yang baik" tentang konsekuensi yang bisa dihadapinya.

Pada Rabu, 6 April 2022 kemarin Deputi AS Menteri Luar Negeri Wendy Sherman mengatakan, AS dan sekutunya akan berkoordinasi.

Baca Juga: Diterjang Hujan Lebat hingga Mengakibatkan Banjir Bandang, Sydney Minta Ribuan Orang untuk Mengungsi

Berkoordinasi dalam mengontrol kegiatan ekonomi termasuk ekspor terhadap China seperti yang dilakukannya kepada Rusia.

"Ini memberi Presiden Xi, saya pikir, pemahaman yang cukup baik tentang apa yang mungkin terjadi jika dia, pada kenyataannya, mendukung Putin dalam bentuk materi apa pun,"ujar Sherman pada sidang Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat.

Melansir PikiranRakyat-Depok.com dari Channel News Asia, Sherman menambah bahwa Beijing juga harus mengambil pelajaran yang benar dari kejadian invasi Rusia-Ukraina.

Baca Juga: AS Terapkan Sanksi Baru untuk Rusia, Bank Terkemuka hingga Putri Vladimir Putin Jadi Target

Seperti yang diketahui sebelumnya, permasalahan Rusia dan Ukraina hampir mirip dengan situasi yang terjadi antara China dan Taiwan.

Maka dari itu AS menegur China jika berencana untuk mengambil pulau Taiwan dengan cara paksa, tindakannya tidak akan dapat diterima.

"Kami berharap RRT memahami bahwa tindakan semacam itu akan mendapat tanggapan dari masyarakat internasional, bukan hanya dari Amerika Serikat," sambungnya merujuk pada Republik Rakyat Tiongkok.

Baca Juga: AS Targetkan Dua Putri Putin, Diyakini Menyembunyikan Kekayaan Ayahnya

China sendiri telah menolak untuk mengutuk tindakan Rusia di Ukraina atau yang disebut sebagai invasi dan telah mengkritik sanksi Barat terhadap Moskow.

Beijing dan Moskow telah mengembangkan hubungan yang semakin dekat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pengumuman kemitraan "tanpa batas" pada Februari lalu.***

Editor: Linda Agnesia

Sumber: Channel News Asia


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah