Pemerintah Targetkan Tekan Laju Penularan Covid-19 hingga 10.000 Kasus dalam Sehari pada Agustus 2021

13 Juli 2021, 08:18 WIB
Ilustrasi Covid-19 /Pexels

PR DEPOK - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengemukakan sebanyak 10.000 kasus Covid-19 per hari ditargetkan dalam laju penularan ini di Indonesia pada Agustus 2021.

"Target kita bersama adalah menekan laju penularan yakni dengan menurunkan kasus sampai dengan 10.000 kasus per hari di bulan Agustus," kata Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Antara pada Selasa, 13 Juli 2021.

Pencapaian target laju penularan Covid-19 akan diiringi dengan mempertahankan angka testing dan tracing yang tinggi. Angka ini empat kali lipat dibandingkan dengan masa sebelum PPKM Darurat.

Baca Juga: Jadwal Pemadaman Listrik Kota Depok Selasa, 13 Juli 2021, di Kp Sugutamu dan Sekitarnya Siap-siap Selama 5 Jam

Dengan demikian pemerintah memperoleh angka konkret penurunan kasus harian Covid-19. Jadi, pimpinan pemerintah daerah (pemda) menelaah kembali Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tentang target testing tiap kabupaten/kota yang memberlakukan PPKM Darurat.

Deddy mengutarakan Koordinator PPKM Darurat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta pemda dapat terus mengejar target testing. Hal itu, supaya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selesai pada 20 Juli 2021.

"Koordinator PPKM Darurat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meminta pemerintah daerah dapat terus mengejar target tersebut, salah satunya untuk memastikan bahwa PPKM Darurat bisa berakhir tanggal 20 Juli 2021 nanti," ujarnya.

Baca Juga: Lirik INDECISIVE dari Snoh Aalegra, Lagu Pembuka dalam Album Temporary Highs In The Violet Skies

Pemda juga diminta menurunkan mobilitas masyarakat hingga 50%. Dari laporan Google menyebutkan pergerakan perjalanan ke kantor menurun rata-rata sekitar 30%, sedangkan perjalanan dengan kendaraan umum menurun sekitar 40%.

"Dengan kerja bersama, pemerintah daerah juga kami minta untuk betul-betul menurunkan mobilitas masyarakat sampai dengan 50%, tidak cukup dengan 30% seperti di awal tahun saat kita menekan loncatan kasus akibat libur Natal dan Tahun Baru," ucapnya.

Pemerintah, ucap Deddy, terus berupaya menangani lonjakan kasus Covid-19 dengan meningkatkan ketersediaan tempat tidur dan ruang rawat inap. Langkah ini dilakukan dengan melakukan konversi tempat tidur di rumah sakit menjadi ruang perawatan intensif.

Langkah lainnya adalah berupaya memastikan ketersediaan obat-obatan dan oksigen dengan harga yang stabil dan terjangkau.

Baca Juga: Tolak Vaksin Covid-19 Berbayar, Mardani Ali Sera: Vaksinasi Gratis Tidak Boleh Terganggu

Sementara itu Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Pandjaitan memproyeksikan kasus Covid-19 mulai terkendali pekan depan. Hal ini dapat dicapai dengan masyarakat berdisiplin dan patuh ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Kalau kita disiplin minggu depan akan mulai flatting atau merata dan cenderung akan terkendali. Kita berharap dengan disiplin kita semua, dengan vaksin semua jalan, protokol kesehatan jalan, kepatuhan PPKM Darurat, kita akan bertambah baik," katanya.

Editor: Adithya Nurcahyo

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Terpopuler