Kualitas Udara di Depok Memprihatinkan, Polusi Kalimantan Hampir Sentuh Angka Berbahaya

- 23 Agustus 2023, 14:42 WIB
Kualitas udara di kota Depok memprihatinkan, polusi Kalimantan hampir menyentuh angka berbahaya.
Kualitas udara di kota Depok memprihatinkan, polusi Kalimantan hampir menyentuh angka berbahaya. /Instagram @polusiudarajakartaburuk

Menurut iqair.com, kualitas terbaik dari kesegaran udara di luar ruangan atau polusi berada di angka 0-50, yang mana angka tersebut merupakan zona hijau atau kualitas terbaik dari lingkungan sekitar.

Untuk informasi lebih lengkapnya, berikut adalah susunan angka kualitas polusi udara mulai dari yang terbaik hingga yang terburuk:
1. 0-50, zona hijau (terbaik).
2. 51-100, zona kuning (kualitas sedang).
3. 101-150, zona oranye (kualitas udara tidak sehat bagi orang yang sensitif).

Baca Juga: Link Streaming AVC Championship 2023, Pertarungan Sengit Indonesia vs Korea Selatan

4. 151-200, zona merah (kualitas udara tidak sehat).
5. 201-300, zona ungu (kualitas udara sangat tidak sehat).
6. 301+, zona coklat (kualitas udara berbahaya).

Selain kualitas polusi Jakarta, ternyata beberapa kota besar di Indonesia juga ikut termasuk dalam kategori kualitas udara tidak sehat, bahkan berada di atas tingkat polusi Jakarta.

Pada informasi terakhir, Polusi Jakarta (166) masuk pada urutan keempat, di bawah Kota Depok, Jawa Barat (168) di urutan ketiga.

Sedangkan, untuk posisi teratas atau puncak pada kualitas udara tidak sehat di Indonesia diisi oleh Mempawah, Kalimantan Barat (196). Disusul kota Pontianak, Kalimantan Barat (172) di posisi kedua.

Baca Juga: 6 Tanaman Hias yang Bisa Jadi 'Air Purifier' Alami tuk Atasi Polusi Udara

Akan tetapi data tersebut bisa saja berubah setiap jamnya, yang mana angka kualitas udara akan selalu terupdate secara real time.

Sementara itu, untuk Kota Tangerang, Provinsi Banten (166) menduduki posisi kelima, disusul Cileungsir, Jawa Barat (165) atau zona merah.

Halaman:

Editor: Tesya Imanisa

Sumber: iqair.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah