Masjid di Arab Saudi Buka Kembali dengan Aturan Ketat, Warga: Mata Saya Berkaca-kaca Dengar Azan

1 Juni 2020, 10:03 WIB
ILUSTRASI Islam.* /SAMER CHIDIAC/PIXABAY /

PIKIRAN RAKYAT - Masjid di Arab Saudi kembali dibuka pada Minggu 31 Mei 2020 setelah lebih dari dua bulan mematuhi aturan pembatasan guna menekan laju penularan virus corona.

Dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com dari Reuters, Senin 1 Juni 2020, muazin Masjid Al Rajhi, Abdulmajeed Al Mohaisen mengatakan bahwa dia senang atas pembukaan kembali masjid di Arab Saudi.

"Senang rasanya menikmati kasih sayang Tuhan dan sekali lagi kami dapat memanggil jemaah beribadah ke masjid daripada di rumah," katanya.

Masjid Al Rajhi merupakan salah satu yang terbesar di Riyadh, Arab Saudi.

Baca Juga: Terbitkan Surat Edaran, Menag Tegaskan Panduan Rumah Ibadah Bukan Berbasis Zona Penyebaran Covid-19

Warga kembali mendatangi masjid untuk salat subuh dengan mematuhi aturan kesehatan ketat seperti memakai masker, membawa sajadah sendiri, menghindari jabat tangan, dan menjaga jarak setidaknya 2 meter dari orang lain.

Orang lanjut usia, anak-anak berusia di bawah 15 tahun, dan mereka dengan penyakit parah tidak diizinkan salat di masjid. Warga juga diwajibkan berwudu di rumah.

"Mata saya berkaca-kaca saat kembali menginjakkan kaki di masjid dan saya mendengar azan. Terima kasih Tuhan atas berkah ini, kami dapat kembali beribadah di masjid," kata warga Suriah yang tinggal di Riyadh, Maamoun Bashir.

Baca Juga: Sepi Pelanggan, Airy Indonesia Pamit Akibat Pandemi Covid-19

Otoritas di Arab Saudi, awal Juni 2020 mengatakan bahwa aturan pembatasan akan dicabut dalam tiga tahap sampai berakhir seluruhnya pada 21 Juni 2020. Namun, kebijakan itu tidak berlaku di Mekkah.

Ibadah haji dan umrah, yang menarik kunjungan jutaan umat Islam dari seluruh dunia, juga masih diberhentikan.

Arab Saudi, negara dengan 30 juta penduduk, mencatat lebih dari 83.000 orang positif tertular Covid-19 dan 480 di antaranya meninggal dunia.

Korban jiwa akibat virus corona di Arab Saudi jadi yang tertinggi apabila dibandingkan negara teluk lainnya.***

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: REUTERS

Tags

Terkini

Terpopuler