Mengasingkan Diri di AS, Jair Bolsonaro akan Kembali ke Brasil Usai Jadi Mantan Presiden

26 Maret 2023, 14:38 WIB
Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, akan segera kembali ke negaranya usai mengasingkan diri di AS. /REUTERS/Adriano Machado.

PR DEPOK - Setelah sekian lama mengasingkan diri, mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, akan kembali pulang ke kampung halamannya di Brazil pada 30 Maret 2023 melalui pernyataan resmi media sosial partai politiknya Jum’at, 24 Maret 2023.

Jair Bolsonaro, mantan Presiden Brasil, sebelumnya mengasingkan diri ke Amerika Serikat.

Bolsonaro pergi atas kemauannya sendiri setelah kalah dalam pemilihan ulang atas pencalonannya menjadi kepala negara Brasil.

Kepulangan Bolsonaro ke Brasil sudah ditunggu oleh partai politiknya, Partai Liberal (PL) yang berhaluan konservatif  Partai tersebut saat ini di Brasil menjadi yang terbesar karena merebut suara terbanyak pada Kongres Brasil setelah pemilu Oktober yang lalu.

Baca Juga: Swiss Menang Telak 5-0 Melawan Belarus, Renato Steffen Cetak Hattrick

“Presiden nasional kami, Valdemar Costa Neto, memberitahukan kepada warga Brasil bahwa Jair Bolsonaro, akan kembali ke Brasil, pada 30 Maret 2023. Bolsonaro akan tiba di Brasilia pada pukul 7.30 pagi,” bunyi pernyataan media sosial Partai Liberal yang dikutip PikiranRakyat-Depok.com dari Reuters.

Bolsonaro pergi ke Amerika Serikat pada 30 Desember. Kepergian tersebut dua hari sebelum pelantikan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, dan melewatkan prosesi tradisional untuk penyerahan selempang kepada Presiden yang baru.

Costa Neto, berharap kepada Bolsonaro untuk menjadi pemimpin opisisi sayap kanan terhadap Presiden sayap kiri Lula da Silva.

Baca Juga: Prediksi Arema FC vs Bali United di BRI Liga 1: Jadwal, Preview Head to Head

Selain itu, ia juga mengharapkan Bolsonaro sebagai ketua Partai Liberal pada pemilu tahun depan dan dapat melipatgandakan jumlah Walikota-nya seantero Brasil.

“Bolsonaro, akan kehilangan modal politik dengan mengasingkan diri di Florida akibat kemauannya sendiri, dan Bolsonaro harus kembali memimpin 58 juta warga Brail yang memilihnya dalam pemilihan yang dimenangkan oleh Lula da Silva secara tipis,” ucap Costa Neto.

Kepada Reuters, pejabat Partai Liberal mengatakan bahwa oposisi yang efektif dapat menjadi pondasi kuat untuk kembalinya sayap kanan dalam pemilihan umum Brasil 2026 dan merebut kembali singgasana kursi Presiden.

Baca Juga: Prediksi Luxembourg vs Portugal di Kualifikasi Euro 2024: Jadwal, Preview dan Head to Head

Bolsonaro, tengah menghadapi masalah hukum di Brasil. Permasalahan yang dialami Bolsonaro yaitu ia diduga melalukan percobaan untuk membawa masuk hadiah dari Arab Saudi senilai 3,2 juta dolar AS (Rp49,1 Miliar) tanpa membayar pajak barang mewah, dimana hal itu menyebabkan persoalan tersebut tengah diselidiki oleh pihak berwajib.

Permasalahan yang dialami Bolsonaro akan menambah pelik bilamana ia pulang ke Brasil.

Selain membawa masuk hadiah dari Arab Saudi, ia juga diduga menjadi pemicu protes yang berakibat kekerasan setelah kalah dalam pemilihan umum, serta memprotes sistem pemilu di Brasil pada tahun lalu. ***

Editor: Linda Agnesia

Sumber: Reuters

Tags

Terkini

Terpopuler