Terjadi Ledakan di Area Luar Bandara Aden Yaman, 8 Orang Dilaporkan Tewas dan 11 Lainnya Luka-luka

- 31 Oktober 2021, 18:15 WIB
Ilustrasi ledakan di area luar Bandara Aden yang menewaskan 8 orang.
Ilustrasi ledakan di area luar Bandara Aden yang menewaskan 8 orang. /Pixabay

PR DEPOK – Baru-baru ini terjadi ledakan besar di dekat pos pemeriksaan luar bandara internasional Aden, Yaman selatan.

Ledakan yang terjadi di luar Bandara Aden ini dilaporkan pada Sabtu, 30 Oktober 2021 sore waktu setempat.

Dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari The Independent, ledakan tersebut mengakibatkan sedikitnya delapan orang tewas dan 11 orang lainnya luka-luka.

Baca Juga: Tiga Pengunjuk Rasa Tertembak Mati Selama Protes Nasional Sudan Menentang Kudeta Militer

Namun hingga kini penyebab dari ledakan tersebut belum diketahui dengan jelas.

Sebagai informasi Aden telah menjadi rumah pemerintahan presiden Abed Rabbo Mansour Hadi yang diakui secara internasional sejak pemberontak Houthi yang didukung Iran untuk mengambil alih ibu kota Yaman, Sanaa pada tahun 2014, yang memicu perang saudara yang sedang berlangsung di negara tersebut.

Ledakan ini bukanlah yang pertama terjadi, beberapa tahun terakhir ini kota pesisir selatan telah dilanda beberapa ledakan yang diduga dilakukan oleh afiliasi lokal al-Qaida dan kelompok negara Islam.

Baca Juga: Beruntung Bawa Pulang Cristiano Ronaldo Ke Old Trafford, Roy Keane Menyatakan Hal Ini

Sementara itu Houthi sebelumnya menargetkan kota dengan rudal balistik dan drone bermuatan bahan peledak.

Pada Desember 2020, sedikitnya 25 orang tewas dan lebih dari 100 terluka setelah beberapa ledakan besar dan tembakan mengguncang bandara Aden ketika politisi senior Yaman tiba dengan pesawat dari Arab Saudi.

Meskipun tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, otoritas Yaman dan penyelidikan oleh tim ahli PBB menemukan bahwa Houthi bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Baca Juga: Kronologi Perkelahian Mantan Personel TNI AU dengan Seorang Sopir di Makassar yang Berujung Maut

Pada Sabtu, 30 Oktober 2021 kelompok pemberontak dikabarkan menembaki lingkungan kamp perumahan di pinggiran kota Taiz yang dikuasai pemerintah dalam serangan yang menewaskan sedikitnya tiga anak dari keluarga yang sama.

Moammar al-Iryani, menteri informasi pemerintah yang diakui secara internasional, mengatakan bahwa setidaknya enam orang lainnya terluka.

Kemudian kantor berita SABA yang dikelola pemerintah melaporkan bahwa Houthi menembakkan peluru howitzer.

Baca Juga: Ditanya Pilihannya Tentang Siapa Pemenang Ballon d'Or 2021, Ini Jawaban Samuel Eto'o

Berdasarkan kabar yang dihimpun pada Kamis, 28 Oktober 2021 dikabarkan pula bahwa rudal balistik Houthi menyerang lingkungan perumahan di provinsi Marib tengah yang menyebabkan tewasnya 11 warga sipil 16 warga lainnya alami luka-luka.*** 

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: The Independent


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x