Slovenia Jadi Negara Eropa Pertama yang Umumkan Pandemi Virus Corona Berakhir

- 16 Mei 2020, 17:30 WIB
Ilustrasi pandemi global virus corona (Covid-19).
Ilustrasi pandemi global virus corona (Covid-19). /- Foto: Pixabay/Matryx

PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah Slovenia mengumumkan bahwa pandemi Virus Corona berakhir. Atas pencapaian itu, kini negeri tersebut menjadi negara Eropa pertama yang melakukan hal itu.

"Slovenia berhasil menjinakkan epidemi selama dua bulan terakhir... Hari ini Slovenia memiliki gambaran epidemiologi terbaik di Eropa," kata Perdana Menteri Janez Jansa seperti dikutip dari Antara oleh Pikiranrakyat-depok.com.

Keputusan tersebut muncul setelah beberapa pejabat negara Balkan itu mengonfirmasi kurang dari tujuh kasus baru setiap hari selama dua pekan belakangan.

Baca Juga: Jepang Mulai Gunakan Remdesivir Pada Pasien Virus Corona dengan Gejala Berat

Institut Nasional Kesehatan Masyarakat memperkirakan bahwa semua indikator di negara itu menunjukkan bahwa penyebaran virus mereda, dengan total 35 kasus tercatat dalam 14 hari terakhir.

Jansa mengatakan bahwa masyarakat yang tiba di Slovenia dari negara Uni Eropa lainnya tidak lagi diwajibkan menjalani karantina. Namun karena masih terdapat risiko penyebaran infeksi, sejumlah pembatasan masih diterapkan.

Slovenia melaporkan kasus perdana COVID-19 pada 4 Maret 2020, dan hingga 13 Mei 2020 kemarin, kasus akibat Virus Corona mencapai hampir 1.500 kasus.

Baca Juga: Pesawat Militer Tiongkok Mendarat di Pulau Sengketa di Laut China Selatan, Gertak Dunia Saat Pandemi

Slovenia, negara yang mempunyai penduduk sebanyak dua juta jiwa tersebut, memiliki kasus sebanyak 103 orang meninggal akibat Virus Corona.

Ketika pandemi Virus Corona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok masuk ke daerahnya pemerintah Slovenia mengatakan warga asing yang mengalami gejala infeksi tidak akan diizinkan masuk ke negara tersebut.

Selain itu, pemerintah Slovenia juga menetapkan bahwa karantina selama 14 hari masih akan berlaku bagi mereka yang datang dari negara bukan Uni Eropa, dengan sejumlah pengecualian, termasuk diplomat dan para pengangkut kargo.

Baca Juga: Keluar-Masuk Jakarta, Pekerja Harus Dilengkapi Surat Izin dengan QR Code Khusus

Setelah virus corona muncul di Kota Wuhan pada pertengahan pada Desember lalu, Virus Corona telah menjangkit ke sedikitnya 187 negara dan wilayah.

Eropa dan Amerika Serikat menjadi wilayah tertinggi di dunia yang paling parah terdampak.

Pandemi Virus Corona atau COVID-19 telah menelan lebih dari 285.900 korban jiwa di seluruh dunia, dengan 4,17 juta lebih kasus terkonfirmasi dan 1,45 juta pasien sembuh, menurut data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University AS.***

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Permenpan RB


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x