Wali Kota Minneapolis Tak Kuasa Tahan Tangis di Depan Peti Mati George Floyd

- 5 Juni 2020, 10:00 WIB
Walikota Minneapolis Jacob Frey berlutut di depan peti mati George Floyd di upacara pemakamannya, Kamis, 4 Juni 2020 New York Post

PR DEPOK - Wali Kota Minneapolis tak kuasa menahan tangis dan berlutut di depan peti mati George Floyd pada Kamis, 4 Juni 2020.

Wali Kota Jacob Frey terlihat menangis, ia terisak-isak dengan satu tangan menyentuh peti mati Floyd yang meninggal di tangan seorang perwira polisi Minneapolis yang juga memicu protes massal.

Dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari New York Post Jumat, 5 Juni 2020, momen emosional itu terjadi pada menit-menit menjelang pemakaman di North Central University, tempat Pendeta Al Sharpton menyampaikan khotbah kepada orang-orang yang melayat.

Baca Juga: Derek Chauvin Terancam Hukuman 40 Tahun Penjara Setelah Membunuh George Floyd

"Lepaskan lututmu dari leher kami," kata pendeta itu.

"Sudah waktunya bagi kita untuk melangkah maju dalam nama George dan berkata, 'berlututlah di leher kami," kata Sharpton.

Politisi lain yang hadir dalam upacara tersebut-yang pertama dari serangkaian peringatan yang ditetapkan untuk tiga kota selama enam hari-termasuk Sens Amy Klobuchar dan Tina Smith dari Minnesota, anggota Kongres, termasuk Rep Ilhan Omar, Sheila Jackson-Lee dan Ayanna Pressley, Gubernur Tim Walz, dan Walikota St Paul Melvin Carter.

Baca Juga: Polisi Ungkap Praktik Pijat Plus-plus Kaum Homoseksual

Floyd dibunuh 10 hari yang lalu pada Hari Peringatan oleh petugas polisi Derek Chauvin, yang melututi di lehernya selama hampir sembilan menit ketika Floyd memohon bantuan dan mengatakan dia tidak bisa bernapas.

Kematiannya telah menyulut amarah nasional luas dan memicu kerusuhan, penjarahan, dan protes damai besar-besaran di semua 50 negara bagian Amerika Serikat dan luar negeri.***

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: New York Post


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X