Mengenal Lebih Dekat Profesi Petugas Pemeriksa Jalur Kereta Api, Berjalan Kaki Sejauh 8-12 KM Setiap Harinya

- 11 Juni 2021, 13:10 WIB
Ilustrasi PJJ.
Ilustrasi PJJ. /Kementerian BUMN

PR DEPOK – PT Kereta Api Indonesia (Persero) adalah satu-satunya BUMN yang bergerak di bidang transportasi dalam hal ini kereta api di Indonesia yang terus menjaga komitmen untuk menyediakan layanan secara optimal kepada para pelanggannya.

Maka dari itu PT KAI cukup serius dan mengawasi mengenai aspek keselamatan dan keamanan saat melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

Salah satu profesi yang berada di balik pelayanan kereta api yang aman, selamat, dan nyaman yakni petugas pemeriksa jalur (PPJ) kereta api.

Baca Juga: Cek Pengumuman Penerima Kartu Prakerja Gelombang 17 dan Segera Pilih Pelatihan dengan Cara Berikut

Dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari situs resmi BUMN, seorang PPJ memiliki tugas untuk melakukan pemeriksaan terhadap jalur kereta api demi memastikan bahwa jalur yang akan dilintasi kereta api sudah dalam keadaan aman dan selamat.

PPJ dalam kesehariannya akan melakukan perjalanan melintasi rel stasiun atau titik yang telah ditentukan ke stasiun atau titik lain di area kerjanya dengan hanya berjalan kaki.

Mereka kemudian akan melakukan pengecekan secara visual dengan membawa sejumlah barang di antaranya peralatan kerja dan bendera merah, kuning, dan lampu handsign yang digunakan sebagai alat pengaman perjalanan kereta api.

Baca Juga: Gelar Pelatihan Kader Anti Narkoba, Menpora: Harus Ada Ukuran untuk Evaluasi, Harus Berdampak ke Masyarakat

Seorang PPJ juga akan melakukan pengecekan secara rinci mengenai kondisi jalur kereta yang akan ia lewati.

Beberapa hal yang akan dilakukan di antaranya mengencangkan baut-baut rel, memastikan rel dalam kondisi baik dan aman untuk dilintasi kereta api.

Kedisiplinan dan ketelitian merupakan kunci utama seorang PPJ dalam menjalankan pekerjaannya.

Tidak peduli hujan badai atau panas terik, para PPJ akan terus berjalan demi memastikan jalur kereta api aman.

Baca Juga: BIN dan Diaz Hendropriyono Tegas Bantah Tuduhan HRS, Guntur: yang Dituduh Perlu Lakukan 'Tendangan Balik'

Sesekali mereka memang harus masuk ke dalam terowongan yang gelap atau melewati jembatan kereta api yang beratus meter tingginya dari tanah.

PPJ tentu harus dibekali dengan fisik dan mental yang baik karena menjalankan tugas seperti ini bukanlah hal yang mudah.

Seorang PPJ memang diharuskan untuk melakukan perjalanan sejauh 8–12 kilometer, sehingga mereka diminta lebih berani dan harus berhati-hati serta menjaga fokus saat melakukan pekerjaannya ketika berdinas pada jalan rel dan jembatan yang licin saat memasuki musim penghujan.

Baca Juga: Akses prakerja.go.id bagi Penerima Kartu Prakerja Gelombang 17 untuk Cairkan Insentif

PPJ juga tentu haru patuh terhadao standar operasional pekerjaan (SOP) demi menjaga keselamatan dirinya saat sedang bekerja dengan disiplin.

Contohnya dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) yang paripurna dan menjaga kemananan diri sendiri.

Salah satu petugas pemeriksa jalur yang bertugas di Daop 2 Bandung yang berlokasi tepat di UPT Resor Jalan Rel 2.10 Cibatu.

Ia menuturkan karena area kerjanya punya jalur kereta api yang unik karena membelah pegunungan dan bersambung dengan jurang-jurang yang medannya ekstrem.

Baca Juga: Segera Login fmotm.jakarta.go.id untuk Cairkan FMOTM DKI Jakarta Juni 2021, Simak Cara Pendaftaran Online

Hardiana setiap harinya harus melintasi hutan dan semak belukar dan tak jarang ia menjumpai hewan liar yang tentu berisiko mengancam nyawanya.

Belum lagi jika masuk musim penghujan tentu akan lebih sulit mengingat Hardiana akan memiliki potensi seperti tergelincir atau terjatuh sehingga ia harus lebih berhati-hati.

Namun terlepas dari itu semua hal ini akan tetap dilakukan sebagai bentuk dedikasi bagi Herdiana dan ia menjalaninya tanpa berkeluh kesah karena itu memang merupakan tanggung jawabnya.***

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: Kementerian BUMN


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah