Mardani Ali Nilai Blusukan Jokowi Saat PPKM Darurat Berbahaya: Tidak Beri Contoh Baik untuk Tetap di Rumah

- 17 Juli 2021, 18:07 WIB
Mardani Ali menilai aksi blusukan Jokowi beri sembako dan obat-obatan pada malam hari saat PPKM Darurat berbahaya.
Mardani Ali menilai aksi blusukan Jokowi beri sembako dan obat-obatan pada malam hari saat PPKM Darurat berbahaya. /Kolase dari ANTARA dan PKS./

PR DEPOK - Anggota Komisi II DPR, Mardani Ali Sera menyampaikan pendapatnya terkait aksi blusukan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang membagikan sembako secara langsung pada warganya.

Mardani Ali berpendapat aksi blusukan Jokowi saat membagikan sembako hingga obat-obatan pada malam hari itu dinilai berbahaya.

Adapun alasannya, Mardani Ali menuturkan aksi blusukan Jokowi tersebut dilakukan saat pemerintah menerapkan kebijakan PPKM Darurat.

Baca Juga: Faldo Maldini Jadi Stafsus Mensesneg, Jansen Sitindaon Beri Selamat: Soal Beda Pilihan Politik Itu Hal Lumrah

Atas aksi blusukan tersebut, Mardani Ali menilai bahwa Jokowi tidak memberikan contoh baik kepada masyarakat, karena tetap berkeliaran di luar rumah di tengah kondisi Covid-19 yang tak terkendali.

"Blusukan di masa PPKM berbahaya. Tidak memberi contoh yang baik untuk tetap di rumah," ucap dia seperti dilansir Pikiranrakyat-Depok.com dari akun Twitter @MardaniAliSera pada Sabtu, 17 Juli 2021.

Di samping pembagian sembako secara langsung oleh Jokowi itu, Mardani Ali menuturkan bahwa tak sedikit masyarakat yang mengeluh atau protes karena belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Baca Juga: Penolakan Perpanjangan PPKM Darurat Berbuntut Aksi Sejumlah Pedagang di Kota Bandung

"Msh ada byk yg komplain belum mendapatkan bansos & kehadiran negara dlm pandemi," ucapnya menjelaskan.

Kendati demikian, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu tak menampik niat baik dari presiden untuk membantu rakyat.

Namun menurut Mardani Ali, dengan kondisi sekarang ini niat baik tersebut mesti dilaksanakan dengan langkah yang tepat.

Baca Juga: Sebut Pramono Anung Bobotnya Beda, Lebih Bisa Yakinkan Publik, Rachland: Penting Jokowi Pilih Orang yang Tepat

"Niat pak @jokowi bisa jd baik, tp hrs dilakukan dgn cara yg tepas di masa PPKM Darurat," ujar pria berusia 53 tahun ini mengakhiri cuitannya.

Mardani Ali menilai aksi blusukan Jokowi beri sembako dan obat-obatan pada malam hari saat PPKM Darurat berbahaya.
Mardani Ali menilai aksi blusukan Jokowi beri sembako dan obat-obatan pada malam hari saat PPKM Darurat berbahaya.

Diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi pada Kamis, 15 Juli 2021 lalu membagikan paket obat dan sembako kepada warga di Jakarta Utara,

Pembagian sembako yang dilakukan pada malam hari itu diabadikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Kasihani Penjual Kopi Dipenjara Usai Langgar PPKM Darurat, dr Tirta: Dia Tidak Membunuh Apalagi Dagang Narkoba

Dengan ditemani Paspampres, Presiden Jokowi tampak mengunjungi rumah warga di gang-gang kecil dengan mengenakan masker hingga sarung tangan.

"Malam ini saya berada di Kampung Sunter Agung dalam rangka mengawali pemberian sembako kepada masyarakat, yang akan diberikan menyeluruh yang sudah disiapkan 200.000 ton beras yang akan disalurkan nanti dari Bulog," kata Presiden Jokowi.

Tak hanya sembako, Presiden Jokowi juga tampak membagikan paket obat dengan gejala ringan hingga berat.

Baca Juga: Jokowi Kecewa Menteri ke LN Saat Kasus Covid-19 Naik, Diky Chandra: Apa Gak Izin atau Hanya Drama Korengan?

"Kedua, saya juga membagikan paket obat, baik yang untuk gejala ringan paket 1, paket 2 yang gejala sedang dan paket 3, yang pada awal ini akan membagikan 300.000 paket obat itu," ucapnya.

Pembagian sembako hingga obat tersebut diharapkan presiden dapat membantu masyarakat agar bisa lebih tenang dalam menghadapi penyebaran Covid-19.***

Editor: Ramadhan Dwi Waluya

Sumber: Twitter @MardaniAliSera


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x