Cek Fakta: Tersiar Kabar Soal Imbauan Jokowi agar Masyarakat Menonton Drama Korea Saat Self-Isolation, Simak Faktanya

- 18 Maret 2020, 12:16 WIB
HOAKS imbauan Jokowi untuk menonton drama korea di saat self isolation.*
HOAKS imbauan Jokowi untuk menonton drama korea di saat self isolation.* /Tangkapan layar auto base K-Drama Menfess/

PIKIRAN RAKYAT – Anjuran pemerintah terkait bekerja dari rumah membuat masyarakat harus menikmati kehidupannya saat ini full dari rumah. Tidak jarang rasa bosan menghampiri.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membunuh rasa bosan tersebut. Baru-baru ini beredar hoaks yang menceritakan tentang imbauan Jokowi dalam mengusir rasa bosan saat proses self-isolation.

Salah satu auto base akun Twitter Korea Drama Menfess mengunggah sebuah tangkapan layar bertuliskan Breaking News saat Presiden Joko Widodo membuat pernyataan ketika berada di Biro Pers Kepresidenan, kediamannya di Solo, Jawa Tengah.

Terdapat keterangan “Jangan keluar rumah, kalau bosan nonton drakor saja,” tulisan Breaking News dalam sebuah media nasional.

Baca Juga: Menkes Terawan Kenalkan Pasien Virus Corona ke Publik hingga Diberikan Jamu Jokowi, Sutradara asal Kanada: Benar-benar Mengejutkan 

Keterangan tersebut dikaitkan dengan instruksi Presiden yang menerapkan social distance bagi seluruh masyarakat Indonesia dan mengurangi aktivitas di luar rumah dengan self-isolation kecuali untuk kepentingan tertentu guna mencegah penyebaran virus corona di Indonesia.

Sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-depok.com, dari Turn Back Hoax menyatakan unggahan informasi terkait pernyataan Joko Widodo yang melarang masyarakat untuk tidak keluar rumah dan menonton drama korea jika bosan merupakan disinformasi.

Setelah melakukan penelusuran, hasil tangkapan layar tersebut berasal dari salah satu media televisi pada 28 September 2018 lalu yang memiliki judul asli ‘Presiden Jokowi Turut Berbela Sungkawa Terkait Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah’.

Breaking News tersebut memuat informasi saat Presiden Joko Widodo mengungkapkan bela sungkawa kepada seluruh korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Breaking News - Jumlah Kasus Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Jadi 7 Orang 

Dalam konferensi pers tersebut, Joko Widodo telah menginstruksikan kepada Menko Polhukam Wiranto yang tengah menjabat saat itu untuk mengoordinaskan upaya tanggap darurat serta penanganan gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah pada akhir september 2018 lalu.

Namun tangkapan layar tersebut, kemudian disunting dan diunggah ke salah satu base Twitter bernama Korea Drama Menfess yang biasa mengunggah berbagai kiriman dari para pengguna Twitter pengikutnya.

Akun tersebut khusus memuat informasi seputar Drakor atau Drama Korea yang memiliki banyak penggemar di Indonesia.

Namun tangkapan layar tersebut disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang diinstruksikan untuk berdiam diri di rumah demi mencegah peluaran virus corona selama 14 hari.

Baca Juga: Puskesmas di Depok 'Jemur' Sebagian Pasien di Bawah Sinar Matahari Akibat Virus Corona 

Selama 14 hari terhitung sejak tanggal 16 Maret hingga 29 Maret 2020 terbilang waktu yang cukup lama untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah, bahkan beberapa orang menganggap kondisi tersebut akan sangat membosankan.***

 

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: Turn Back Hoax MAFINDO


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x