Usai Periksa Saksi, Ini Hasil Otopsi Jenazah Editor Video Metro TV

- 11 Juli 2020, 13:34 WIB
Editor Video News Yodi Prabowo.*
Editor Video News Yodi Prabowo.* //*Instagram @metrotv

PR DEPOK - Pihak kepolisian telah menerima hasil otopsi terkait dugaan kasus pembunuhan yang menimpa editor video Metro TV Yodi Prabowo (26).

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono mengatakan Yodi tewas akibat dua luka tusuk.

"Dari hasil otopsi ada dua luka tusukan (penyebab kematian) di bagian leher dan dada korban," tutur Kombes Budi seperti dikutip oleh pikiranrakyat-depok.com dari laporan situs resmi Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Sabtu, 11 Juli 2020.

Baca Juga: Ditemukan Luka Tusuk di Leher dan Dada Korban, Berikut Kronologi Lengkap Kematian Editor Metro TV

Kombes Budi juga menyebut dalam tubuh korban tidak terdapat bekas luka tumpul dan penyebab korban meninggal dunia oleh serangan benda tajam.

"(Keduanya) luka (akibat) benda tajam," ujar Budi.

Untuk diketahui seorang jenazah laki-laki ditemukan di pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jalan Ulujami Raya, Ulujami, kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat, 10 Juli 2020.

Baca Juga: Tangga dan Penghisap Debu, Must-Have Items Buat Beberes Rumah

Setelah dilakukan pengecekan, jenazah laki-laki itu merupakan salah satu Editor video stasiun TV yakni Metro TV bernama Yodi Prabowo.

Terkait hal tersebut, pihak manajemen Metro TV meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus kematian Yodi Prabowo.

"Kami minta polisi untuk melakukan pengusutan tuntas. Ada tindak kekerasan, kita harus kejar pelaku," tutur Direktur Utama Metro TV Don Bosco Selamun.

Baca Juga: Penutupan STAN Dituding karena Isu Radikalisme, Sudirman Said: Keliru, Bisa Jadi Skandal Bernegara

Diberitakan sebelumnya bahwa jenazah Yodi Prabowo ditemukan oleh warga menjelang salat Jumat, pukul 11.45 WIB dalam posisi tertelungkup, berpakaian lengkap dengan jaket dan helm warna hitam.

Saat di lokasi kejadian, polisi telah meminta keterangan dari lima orang saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi.

Kelima saksi adalah empat orang warga dan ketua RT setempat yang menemukan sepeda motor korban serta jenazah korban.

Baca Juga: Kerja Keras Tangani Klaster Secapa AD, Wali Kota Bandung Waspada Usai Patwalnya Juga Terinfeksi

Kronologi temuan jenazah Yodi berawal dari temuan sepeda motor jenis Honda Beat warna putih dengan nomor polisi B 6750 WHC.

Sepeda motor tersebut ditemukan oleh empat warga pada Rabu, 8 Juli 2020 terparkir di warung bensin dalam keadaan mesin sudah dingin dan tidak terlihat pemilik sepeda motor.

Keempat warga tersebut, Suku Prehono, Bram Aditiya, Suliyono, dan Sumardodo, lalu memanggil Arifin selaku Ketua RT 08/RW 01 Ulujami, meminta untuk menghubungi pihak Polsek Pesanggrahan untuk membawa motor tersebut.

Baca Juga: Konsumen Akan Dikenakan Sanksi Denda ketika Gunakan Kantong Plastik, DLH DKI Jakarta: Hoaks

Sehari setelah temuan sepeda motor itu, pada Jumat, 10 Juli 2020 sekitar pukul 11.00 WIB, Arifin, Ketua RT 08 diberitahukan oleh tiga anak kecil ada sesosok mayat laki-laki tertelungkup di pinggir jalan Tol JORR.***

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x