Cek Fakta: Benarkah Menkes Sebut Kematian Dokter Jangan Dibesarkan karena Banyak Tenaga Cadangan?

- 18 September 2020, 13:17 WIB
Tangkapan layar dari akun Facebook Naflah terkait pernyaataan hoaks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
Tangkapan layar dari akun Facebook Naflah terkait pernyaataan hoaks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. /Turn Back Hoax

PR DEPOK - Beredar kabar di media sosial Facebook terkait pernyataan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto yang mengatakan kematian dokter jangan dibesar-besarkan, masih banyak tenaga cadangan hingga 3.000-an.

Kabar tersebut dibagikan oleh akun Facebook Naflah pada Selasa 15 September 2020 dengan mengunggah gambar yang menampilkan sosok Terawan Agus Putranto.

Bersamaan dengan gambar Menkes, akun Facebook Naflah juga satu narasi sebagai berikut.

Baca Juga: Miris! Media Asing Soroti Kesulitan Siswa dan Guru di Indonesia Saat Jalani Belajar Secara Daring

"Satu nyawa dokter saja berat pertanggungjawabannya di hadapan Allah Swt kelak. Ini ada ratusan nyawa dokter yang sudah menjadi korban Pak Menkes bilang jangan dibesar-besarkan?!!!."

"Astaghfirrullahal'aziim, Murah sekali harga nyawa di sistem rusak nggak manusiawi ini. Ya Allah, semoga segera Engkau angkat wabah ini dan Engkau ganti sistem jahat ini dengan tegaknya khilafah. Aamiin Allahumma aamiin."

Setelah ditelusuri ole tim Turn Back Hoax yang dikutip Pikiranrakyat-Depok.com, Jumat 18 September 2020, menyatakan bahwa klaim yang dibagikan akun Facebook Naflah adalah tidak benar alias hoaks.

Dalam situs resminya, Turn Back Hoax memberikan fakta sebenarnya dari kabar pernyataan Menkes Terawan Agus Putranto yang mengatakan kematian dokter jangan dibesar-besarkan karena masih banyak tenaga cadangan hingga 3.000-an.

Baca Juga: Habiskan 500 Juta, Wanita 55 Tahun Buktikan Orang Tua Juga Bisa Cantik dengan Tato Indah di Tubuhnya

Faktanya, tulisan tersebut adalah hasil editan atau suntingan. Di poster asli, terdapat teks yang berbunyi "Dokter Bukan Stok Gudang". Kalimat itu berasal dari kritikan anggota DPR dari Fraksi PKS Nasir Djamil terhadap pernyataan Menkes soal tenaga kesehatan cadangan di tengah pandemi Covid-19.

Pada video konfrensi pada Senin 14 September 2020 soal tenaga kesehatan cadangan pun, Terawan Agus Putranto tidak pernah menyatakan "kematian dokter jangan dibesar-besarkan".

Sementara itu, poster yang diunggah akun Facebook Naflah memang hasil buatan salah satu media di Indonesia dan dimuat di Twitter resminya pada Selasa 15 September 2020. Namun tidak memuat pernyataan yang diklaim pengunggah.

Kemudian teks yang berbunyi "Dokter Bukan Stok Gudang" dari pernyataan Nasir Djamil itu dimuat oleh media online dengan judul "Menkes Mengatakan Masih Ada 3.500 Dokter "Cadangan".

Baca Juga: Saatnya Berburu Emas, Berikut Harga Emas di Pegadaian pada Jumat 18 September 2020

Pada artikel itu, Nasir Djamil mengatakan, "Komunikasi publik sejumlah menteri di kabinet Jokowi sangat buruk dan kurang berempati dengan korban, terutama para dokter. Pernyataan itu bisa diinterpretasi seolah-olah dokter itu barang yang ada di gudang."

Dengan penjelasan di atas, maka klaim yang diunggah akun Facebook Naflah terkait pernyataan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto yang mengatakan kematian dokter jangan dibesar-besarkan, masih banyak tenaga cadangan hingga 3.000-an adalah tidak benar alias hoaks.***

Editor: Ramadhan Dwi Waluya

Sumber: Turn Back Hoax


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x