Ketahui 5 Cara untuk Mendiagnosis Kejang: Ada Tes Darah, EEG, MRI hingga CT Scan

- 24 Juni 2024, 11:45 WIB
Ilustrasi pemeriksaan CT Scan.
Ilustrasi pemeriksaan CT Scan. /Pixabay/OsloMetX /

Prosedur diagnostik yang menggunakan kombinasi magnet besar, frekuensi radio, dan komputer untuk menghasilkan gambar detail organ dan struktur di dalam tubuh.

Baca Juga: Wenak Poll! Berikut 7 Warung Bakso Populer di Jember, Bakso dan Kuahnya Sedap Bikin Ketagihan

4. Pemindaian tomografi terkomputasi (Disebut juga CT atau CAT scan)

Prosedur pencitraan diagnostik yang menggunakan kombinasi sinar-X dan teknologi komputer untuk menghasilkan gambar horizontal atau aksial (sering disebut irisan) tubuh.

CT scan menunjukkan gambar detail bagian tubuh mana pun, termasuk tulang, otot, lemak, dan organ. CT scan lebih detail dibandingkan foto rontgen pada umumnya.

5. Tusukan lumbal (spinal tap)

Baca Juga: Shopee Juarai Kepuasan Konsumen E-Commerce, Buktikan Pengalaman Belanja Terbaik

Jarum khusus ditempatkan di punggung bawah, di saluran tulang belakang. Ini adalah area di sekitar sumsum tulang belakang.

Tekanan di saluran tulang belakang dan otak kemudian dapat diukur. Sejumlah kecil cairan tulang belakang otak (CSF) dapat dikeluarkan dan dikirim untuk pengujian guna menentukan apakah ada infeksi atau masalah lain. CSF adalah cairan yang membasahi otak dan sumsum tulang belakang anak Anda.***

Halaman:

Editor: Linda Agnesia


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah