Turki Didesak untuk Tidak Menyerahkan Persidangan Pembunuhan Jamal Khashoggi ke Arab Saudi

7 April 2022, 12:05 WIB
Seorang demonstran memegang poster bergambar jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di luar konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, 25 Oktober 2018. /Osman Orsal/Reuters

PR DEPOK - Kelompok hak asasi mendesak Turki agar tidak memindahkan persidangan 26 warga Saudi yang dituduh membunuh Jamal Khashoggi ke Kerajaan Arab Saudi.

Human Rights Watch mengklaim jika sidang tersebut dipindahkan, maka akan mengakhiri segala kemungkinan mencari keadilan atas pembunuhan Jamal Khashoggi.

Selain itu, menurutnya, akan memperkuat keyakinan otoritas Arab Saudi bahwa para tertuduh dapat lolos dari persidangan.

Baca Juga: Apa Alasan Persib Rekrut Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto? Ini Kata Bos Teddy Tjahjono

Jamal Khashoggi, jurnalis kebangsaan Arab Saudi terbunuh di dalam konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Hubungan Ankara dan Riyadh memburuk secara signifikan setelah kasus pembunuhan tersebut.

“Mentransfer persidangan Khashoggi dari Turki ke Arab Saudi akan mengakhiri kemungkinan keadilan baginya"

Baca Juga: Perang Hari ke-43: Rusia Ubah Taktik, Pasukan Ukraina Berlatih di AS 

"Dan akan memperkuat keyakinan nyata otoritas Saudi bahwa mereka dapat lolos dari pembunuhan,” kata Michael Page, wakil direktur Timur Tengah di Human Rights Watch sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Middle East Eye pada Kamis, 7 April 2022.

Desakan kelompok hak asasi itu datang ketika seorang  jaksa Turki meminta pengadilan Istanbul pada Kamis lalu untuk mentransfer persidangan 26 orang Saudi setelah permintaan yang jelas dari kerajaan.

Pengadilan diperkirakan akan bersidang pada hari ini, Kamis, 7 April untuk meninjau permintaan jaksa dan membuat keputusan apakah akan mentransfer kasus tersebut.

Baca Juga: Buka sso.bpjsketenagakerjaan.go.id Sekarang, Cek Pekerja yang Dapat BSU 2022 Rp1 Juta Bulan Ini

"Pihak berwenang Turki harus membalikkan keputusan mereka dan tidak berkontribusi lebih jauh untuk memperkuat impunitas Arab Saudi dengan menyerahkan kasus Khashoggi kepada orang-orang yang terlibat dalam pembunuhannya," ujar HRW.

Selama bertahun-tahun, Arab Saudi telah menekan Turki untuk membatalkan persidangan dan telah mengklaim proses hukumnya sendiri saat 18 orang didakwa dengan keterlibatan dalam pembunuhan itu.

Sementara itu, Hatice Cengiz, tunangan Khashoggi, mengatakan pada pekan lalu bahwa dia terkejut dengan permintaan jaksa, dan sangat sedih melihat keadaan telah mencapai titik ini.

Baca Juga: Marshel Widianto Diperiksa Hari Ini Terkait Konten Pornografi Dea OnlyFans, Submit: Diduga Membeli 76 Video

Selain itu, mencairnya hubungan antara Arab Saudi dan Turki baru-baru ini merupakan tanda kekecewaan lainnya dalam pencarian keadilan atas tunangannya.***

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: Middle East Eye

Tags

Terkini

Terpopuler