Bangkai Beruang yang Diduga Berusia 39.500 Tahun Ditemukan dalam Kondisi Utuh di Arktik Rusia

15 September 2020, 15:50 WIB
Ilustrasi beruang kutub.* /Pixabay./

PR DEPOK - Seorang pengembala rusa kutub di kepulauan Arktik Rusia telah menemukan bangkai seekor beruang gua yang diduga merupakan hewan pada Zaman Es.

Penemuan bangkai ini muncul dari lapisan es yang mencair. Bangkai beruang gua yang membeku itu ditemukan dengan keadaan gigi dan hidung yang masih utuh di Pulau Bolshoy Lyakhovsky.

Kepulauan tersebut merupakan bagian dari kepulauan New Siberian Islands yang terletak di antara Laut Lavtev dan Laut Siberia Timur.

Baca Juga: Kisah Jaelynn, Bayi Korban Kecelakaan Mampu Selamatkan 3 Balita Tetap Hidup dengan Donor Organnya

Dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari The China Post, Selasa 15 September 2020, para ilmuwan sebelumnya hanya mampu menemukan tulang belulang beruang gua yang telah punah sejak 15.000 tahun yang lalu.

Melihat fakta tersebut, peneliti menduga bahwa bangkai itu seolah diawetkan dengan rapi, Senin 14 September 2020.

"Dengan semua organ, bahkan hidungnya yang masih utuh. Bangkai itu benar-benar diawetkan," kata Lena Grigorieva selaku peneliti.

Kemudian, penemuan tersebut juga mendapat pujian dan dianggap sebagai sebuah terobosan oleh Ilmuwan dari the North-Eastern Federal University di Yakutsk, pusat utama penelitian mammoth berbulu dan spesies bersejarah lainnya.

Baca Juga: Seluruh Kecamatan di Kota Bandung Dilabeli Zona Merah, Orang Tak Bergejala Terdeteksi Usai Swab Test

Bangkai beruang yang ditemukan peneliti di Arktik Rusia.*

"Penemuan ini merupakan penemuan pertama dan satu-satunya dari jenisnya, yaitu bangkai beruang utuh dengan jaringan lunak," ucap Grigorieva dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh universitas.

Analisis awal terkait penemuan tersebut menunjukkan bahwa beruang dewasa hidup pada 22.000 hingga 39.500 tahun yang lalu.

Meski begitu, dengan adanya penemuan bangkai beruang gua ini. Para peneliti masih mencari tahu usia dari jenis beruang gua tersebut.

"Terkait penemuan itu, penting untuk melakukan analisis radiokarbon. Hal tersebut dilakukan untuk menentukan usia beruang yang tepat," kata peneliti Maxim Cheprasov.

Baca Juga: Segera Cek Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 8 di Prakerja.go.id, Berikut Langkah-langkahnya!

Secara terpisah, setidaknya telah ditemukan seekor bangkai beruang yang diawetkan didaratan Rusia di Yakutia. Para ilmuwan berharap mendapatkan DNA dari bangkai beruang tersebut.

Beberapa tahun terakhir, saat lapisan es di wilayah luas Siberia Rusia mencair terdapat beberapa penemuan besar yaitu penemuan mammoth, badak berbulu, anak kuda pada Zaman Es, beberapa anak anjing dan anak singa gua.***

Editor: Ramadhan Dwi Waluya

Sumber: The China Post

Tags

Terkini

Terpopuler